Breaking News:

Penyakit Demensia, Penyakit Pikun yang Tidak Boleh Dianggap Remeh

Demensia atau pikun adalah penyakit yang menyebabkan sel otak memburuk dan mati lebih cepat dari biasanya.

Gambar oleh ElisaRiva dari Pixabay
Foto ilustrasi gambar otak manusia 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Demensia atau pikun adalah penyakit yang menyebabkan sel otak memburuk dan mati lebih cepat dari biasanya.

Demensia atau pikun bukanlah bagian dari penuaan normal lho, Tribunners.

Dokter spesialis Neurobehaviour RSUP Sanglah, Dr. dr. Anak Agung Ayu Putri Laksmi Dewi, Sp.S(K) menjelaskan, demensia atau pikun lebih dari menurunnya kemampuan mengingat.

Demensia menyebabkan penderitanya tidak dapat menjalankan kegiatan sehari-hari atau activity daily living terganggu.

Serdadu Tridatu Kecewa Piala AFC Ditunda, Arahkan Fokus ke Liga 1

Pinkan Mambo Keceplosan Bongkar Hubungan dengan Maia Estianty Mungkin Terlalu Banyak Duit

Tidak Hanya Mengusir Stres, Ini Manfaat Lain dari Meditasi

Sehingga sangat tergantung kepada orang lain untuk merawat dirinya.

"Demensia juga mempengaruhi perilaku, perasaan, kemampuan bersosialisasi dan status kesehatan seseorang secara keseluruhan. Dari sisi ekonomi juga demensia menjadi beban besar keluarga dan masyarakat," jelasnya dalam youtube PKRS Sanglah.

Proses berfikir penderita demensia berlangsung lebih lambat, namun semakin lama semakin buruk.

Sehingga mempengaruhi fungsi seseorang dalam melakukan aktifitas pekerjaan sehari-hari.

Berdasarkan proses patologis yang mendasari demensia dapat dikategorikan menjadi dua kelompok besar.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved