Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tas Dijambret di Jalan Raya Semer Kuta Utara, WN Ukraina Terjatuh dan Luka-luka

Pelaku memepetnya dari belakang dan merampas tas hingga korban jatuh ke aspal dan mengalami luka-luka

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Irma Budiarti
Dok Badung
WNA Ukraina menjadi korban jambret terjatuh dan mengalami luka-luka, di Jalan Raya Semer, Kuta Utara, Badung, Bali, Kamis (17/9/2020) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Aksi jambret kembali terjadi di Jalan Raya Semer, Kuta Utara, Badung, Bali.

Kali ini seorang perempuan Warga Negara Asing (WNA) yang diketahui asal Ukraina diduga  menjadi korban penjambretan tersebut.

Perempuan dengan inisial DB itu, dijambret hingga jatuh dan beberapa bagian tubuhnya terluka.

Kendati demikian, menurut informasi yang didapat, jambret tersebut sempat dikejar masyarakat, namun berhasil kabur.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara AKP Adroyuan Elim saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020), membenarkan adanya kasus penjambretan.

Banyak Jebol, Dewan Berharap Trotoar di Penelokan Bangli Segera Diperbaiki

Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Saat Perayaan Galungan

Sembilan Anggota DPRD Bali Terinfeksi Corona, Adi Wiryatama: Kami Isolasi Semua Sekarang

Pihaknya mengatakan kasus tersebut terjadi pada Kamis (17/9/2020) malam.

"Kami ketahui, korban itu asal Ukraina, dan kejadiannya malam hari," ujarnya.

Menurutnya, kejadian jambret ini bermula saat korban mengendarai sepeda motor dan melintas di Jalan Raya Semer, Kuta Utara, Badung, Bali.

Sekitar pukul 22.30 Wita, tiba-tiba seseorang yang diduga mengendarai sepeda motor N-Max memepetnya dari belakang dan merampas tas korban.

Korban pun jatuh ke aspal hingga mengalami luka lecet pada bagian kaki dan tangannya.

Perhatian Iwan Fals Terhadap Timnas U-19 Indonesia Usai Kalahkan Qatar

Diduga Terlibat Peredaran Sabu, Putu Eka Pratama Terancam 20 Tahun Penjara

Pembuka Bundesliga 2020-2021 Malam Ini, Bayern Muenchen vs Schalke

Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat mengejar pelaku, namun tidak ditemukan karena tengah malam.

"Jadi yang dirampas itu tas yang dibawa korban. Di dalamnya berisi uang tunai, kartu identitas, dan HP korban," beber Elim.

Ia mengatakan, dengan kejadian tersebut, korban sempat diberikan perawatan medis.

Namun sampai saat ini dikatakan korban belum secara resmi melaporkan kejadian tersebut.

"Korban mungkin masih syok. Mungkin besok atau lusa kejadian ini akan dilaporkan," akunya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan tetap melakukan patroli di daerah tersebut, guna mengantisipasi kejadian tersebut terulang lagi.

"Tentu dengan adanya kejadian ini, kami akan tindaklanjuti," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved