Jawa dan Bali Prioritas Vaksinasi, Luhut Binsar : Memang Sumber Covid-19 Paling Banyak di Daerah Itu

Menurut Luhut Binsar, kelompok yang diutamakan untuk mendapat vaksin Covid-19 ialah tenaga kesehatan.

Editor: Eviera Paramita Sandi
KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARI
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan konfrensi video menjawab pertanyaan awak media melalui akun Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Senin (16/3/2020). 

"Pemprov mengambil langkah-langkah kebijakan untuk work from home," ujarnya.

Ia menegaskan, kebijakan ini bukan meliburkan pegawai. WFH hanya memindahkan pegawai yang biasanya bekerja di kantor ke rumah.

Meski adanya kebijakan WFH, Lihadnyana menyebut pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Pegawai bergilir masuk kantor.

Dalam surat edaran tersebut sudah ditegaskan bahwa maksimal 25 persen boleh bekerja di kantor dari jumlah pegawai pada masing-masing perangkat daerah.

"Kalau misalnya di BKD ada pegawai 100, berarti hanya 25 saja yang masuk (kantor)," kata birokrat asal Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng ini.

Indonesia Tambah 3.891 Kasus Positif Covid-19
Secara nasional, penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih tergolong tinggi.

Berdasarkan data hingga Jumat (18/9/2020), terdapat 3.891 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 236.519 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Data pemerintah per Jumat (18/9/2020) juga menunjukkan adanya  penambahan 114 kasus kematian akibat Covid-19.

Maka, pasien Covid-19 meninggal dunia terkait Covid-19 di Indonesia menjadi 9.336 orang.

Adapun pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 4.088 orang dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, hingga Jumat (18/9/2020), pasien Covid-19 sembuh berjumlah 170.744 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19"

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved