Pembangunan Reservoar di Monang-maning Berlanjut, Direncanakan Berkapasitas 1.000 Meter Kubik
Pembangunan Reservoar di Monang-maning Berlanjut, Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar Rencanakan Bangun Reservoar di Sanur
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Di tengah Pandemi Covid-19, Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar tetap melakukan pembangunan reservoar.
Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan pengaliran air di Denpasar, Bali.
Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar, IB Gede Arsana mengakui, belum maksimalnya pelayanan air minum bagi pelanggan di beberapa titik.
Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air selama 24 jam perlu dilakukan pembangunan reservoar atau penampungan air sementara.
• Merasa Mengonsumsi Karbohidrat Berlebihan? Coba Cek 4 Tanda Ini
• Dr Aqua Dwipayana Diskusikan Penanganan Covid dengan Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf
• Nestapa Jemput Suami, Ibu Ini Dijambak Lalu Dipukuli oleh Wanita Pelakor Hingga Lapor Polisi
"Pembangunan reservoar atau tempat penampungan air ini terus kami kerjakan, hal ini sebagai upaya menjaga keseimbangan suplay air ke pelanggan, dimana ketika kita kelebihan air dapat ditampung, dan kekurangan air tinggal disalurkan," kata Arsana.
Ia menambahkan, saat ini Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar telah memiliki 5 reservoar yang telah beroperasi.
Kelimanya yakni di Waribang terdapat 2 reservoar dengan kapasitas masing-masing 2.700 meter kubik, reservoar Blusung dengan kapasitias 10.000 meter kubik, reservoar Tonja dengan kapasitas 3.400 meter kubik, dan yang terbaru adalah Reservoar Serangan dengan kapasitas 300 meter kubik.
Arsana mengatakan, ini juga sedang dalam proses pembangunan reservoar yang berlokasi di Perumnas Monang Maning, Denpasar Barat yang direncanakan berkapasitas 1.000 meter kubik.
Kedepan juga direncanakan pembangunan dua reservoar baru yang akan berlokasi di wilayah Sanur kecamatan Denpasar Selatan dan satu lagi di Kecamatan Denpasar Barat.
"Jadi pembangunan infrastruktur ini adalah untuk memenuhi ketersediaan air bagi pelanggan selama 24 jam, utamanya saat musim kemarau yang mana kemungkinan terjadi penurunan debit air di waktu tertentu, dan untuk dua reservoar baru saat ini masih pada proses pengerjaan DED," katanya.
Ke depan juga akan dirancang maksimalisasi Dam Mertagangga dengan debit sebesar 100 liter/detik guna memenuhi ketersediaan air baku dalam rangka mensuplay air di tiga wilayah yakni Desa Padangsambian Kaja, Ubung dan Ubung Kaja.
"Dengan selesainya pembangunan reservoar dan maksimalisasi Dam Mertagangga ini kedepanya diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat dimaksimalkan, dan pemenuhan kebutuhan air dapat dilaksanakan satu hari penuh," katanya.
Sementara pembangunan reservoar di kawasan Perumnas, Jalan Sri Muka, Monang-maning, Desa Tegal Kertha Denpasar masih terus berlanjut.
Sebelumnya juga telah dibangun reservoar di kawasan Kelurahan Serangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pembangunan-reservoar-di-monang-maning-denpasar.jpg)