Corona di Bali
Bertambah, Dua Pasien Covid-19 di Karangasem Meninggal Dunia
kedua pasien yang berasal dari Kecamatan Karangasem dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang ditentukan oleh pemerintah.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Dua pasien corona virus disease (COVID) di Karangasem dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Rujukan, Minggu (20/9/2020).
Selanjutnya, kedua pasien yang berasal dari Kecamatan Karangasem dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang ditentukan oleh pemerintah.
Koordinator Gugus Tugas COVID-19 Bidang Kesehatan Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, mengungakapkan, kedua pasien yang meninggal semuanya sudah dimakamkan sesuai protokol kesehatan.
"Kasus pasien COVID - 19 meninggal bertambah menjadi 24," jelas Gusti Bagus Pertama.
• Himpun Masukan dari Para Akademisi di Bali, DPD RI Gelar Uji Sahih RUU Penanaman Modal di Daerah
• Meski Terapkan WFH, Pelayanan Samsat di Pemprov Bali Tetap Berjalan Seperti Biasa
• 26 Kasus Covid-19 Baru di Jembrana, Di Antaranya Tenaga Kesehatan dan Polisi
Sehari sebelumnya, Sabtu (19/9), pasien COVID yang meninggal sebanyak 1 orang dari Kecamatan Karangasem.
Sedangkan Jumat (18/9), pasien COVID yang meninggal sebanyak 2 orang. Berasal dari Kecamatan Karangasem & Kecamatan Abang.
Kamis (17/9), pasien meninggal 1 dari Kecamatan Karangasem.
Pria yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem ini menjelaskan, jumlah pasien yang meninggal akibat COVID-19 sebanyak 24 orang.
Kecamatan Karangasem 11 orang, Manggis 2 orang, Abang 5 orang, Kubu 1 orang, Sidemen & Selat masing - masing dua orang, serta Bebandem 1 orang.
"Untuk Kecamatan Rendang nihil pasien (COVID) yang meninggal dunia," sebut Gusti Bagus Putra Pertama.
Dari data gugus tugas percepatan penanggulangan COVID 19 di Karangasem, Minggu (20/9), menyebut kasus pasien yang terkonfirmasi positif sebanyak 704 orang, Sembuh 533 orang, meninggal 24 orang, dan sisanya masih dalam perawatan.
Untuk kasus probable yang meninggal dunia mencapai puluhan orang.
Dari 220 kasus probable, 177 pasien sudh dinyatakan sembuh dan puluhan pasien meninggal.
Untuk kasus suspek sebanyak 313 kasus, yang sudah sembuh 290 orang.
Sedangkan kontak erat sebanyak 3.642 orang, & sudah sembuh 3.518 orang.
• Benarkah Nasi dan Roti Bisa Bikin Jerawatan? Ini Penjelasan dr. Luh Putu Ratih Vibriyanti
• BREAKING NEWS - Mayat Tanpa Identitas Terdampar di Pinggir Pantai Pelisan Desa Penuktukan Buleleng
• Curhat El Rumi Jadi Anak Maia Estianty & Ahmad Dhani Saat Orangtuanya Cerai Dan Terus Diberitakan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/cuci-tangan-dukuh.jpg)