Breaking News:

BKPAD Bangli Kembali Melakukan Pelelangan, Lelang Tahap Kedua Dilaksanakan 1 Oktober Mendatang

Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) kembali melakukan pelelangan barang milik daerah (BMD)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Lelang - Warga saat melihat barang milik daerah berupa mobil carry di Setda Bangli yang akan dilelang pada 1 Oktober mendatang. Selasa (22/9/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Badan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BKPAD) kembali melakukan pelelangan barang milik daerah (BMD).

Pelelangan kedua ini dijadwalkan pada 1 Oktober mendatang.

Kepala BKPAD Bangli, I Ketut Riang saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2020), membenarkan hal tersebut.

Sesuai jadwal, lanjutnya, lelang BMD kedua akan diikuti oleh tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kembali Minta Penagguhan Penahanan, Jerinx SID Mengaku Siap Hapus Akun Instagramnya

Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Beberapa Titik di Karangasem

Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana 2020 Dilarang Bawa Massa

Antara lain Sekretariat Daerah, Dinas Sosial, Kecamatan Kintamani, RSU Bangli, Dinas Lingkungan Hidup, BKPAD, dan Sekretariat DPRD.

“Tahap pertama pada tanggal 21 Juli lalu diikuti oleh Dinas Kesehatan dengan total nilai limit Rp. 127 juta lebih. Sedangkan pada tahap kedua ini, nilai limit paling banyak yakni dari Sekretariat Daerah sebesar Rp. 166.430.500, dan total nilai limit dari tujuh OPD tersebut sebesar Rp. 349.681.080. Pelelangan pada tanggal 1 Oktober ini dipusatkan di Setda Bangli,” ungkapnya.

Riang mengatakan, untuk hasil pelelangan tahap pertama pihaknya masih menunggu bukti stor ke kas daerah dari KPKNL.

Lanjutnya pada pelelangan kedua ini, Riang menyebut masih didominasi barang-barang kendaraan bermotor seperti mobil dari Sekretariat Daerah.

Selain itu juga barang inventaris daerah.

Mantan Kepala Inspektorat Bangli itu mengatakan, tujuan lelang ini untuk membersihkan catatan dari barang rusak berat (RB).

Sebab barang RB dinilai membebani neraca pemerintah daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved