Breaking News:

Corona di Bali

Sidak di Kelurahan Penatih Denpasar, Tak Pakai Masker Kena Sanksi Hafalkan Pancasila dan Push Up

Kelurahan Penatih, Denpasar bersama tim yang terdiri dari TNI, kepolisian, Danramil, satgas kecamatan, linmas dan Desa Adat serta pecalang setempa

Istimewa
Satpol PP dan Kelurahan Penatih Denpasar melakukan sidak protokol kesehatan di Denpasar, salah satu warga yang terjaring diberi hukuman push up, Kamis (1/10/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kelurahan Penatih, Denpasar bersama tim yang terdiri dari TNI, kepolisian,  Danramil,  satgas kecamatan, linmas dan  Desa Adat serta pecalang setempat melaksanakan sidak protokol kesehatan, Kamis (1/10/2020).

Sidak tersebut sebagai bentuk pelaksanaan dari Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Kegiatan tersebut menyasar pasar dan toko-toko yang melanggar protokol kesehatan serta warga yang tidak menggunakan masker dan melaksanakan social distancing.

Tiga Anggota Polres Bangli Resmi Terima Kenaikan Pangkat

Perbandingan Oppo A33 dan Oppo A53, Spesifikasi Lengkap, Harga Mulai Rp 2 Jutaan

Seorang Pramugari Ungkap Tips Aman di Pesawat dan Hotel Selama Pandemi Covid-19

Ada juga sosialisasi yang menyasar para pelaku usaha dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi kerumunan warga.

Lurah Penatih, I Wayan Astawa mengatakan, lokasi yang disasar adalah pasar dan toko-toko di wilayah Tembau, serta pengguna jalan yang melintas di seputaran Tembau.

Dari kegiatan tersebut terjaring dua orang yang tidak memakai masker.

Keduanya diberikan sanksi untuk menghafal Pancasila dan push up.

“Saya berharap kepada masyarakat, agar mengetahui dan semakin paham bahwa cara yang sederhana dan paling efektif untuk mencegah penularan Covid-19 adalah disiplin dan kesadaran pada diri sendiri memakai masker yang benar, tidak menaruh masker di leher. Dengan mengikuti itu semua, maka Covid-19 cepat bisa kita atasi dan perekonomian bisa pulih kembali,” katanya.

PDDS Tabanan Kelola Beras ASN dan Rancang Buka Coffeshop Serta Minimarket

3 Artefak Paling Langka yang Hingga Kini Asal-usulnya Masih Misterius

Ikut Bantu Sembuhkan Pasien Covid-19, TNI Kerja Keras ke Desa Cari Pendonor Konvalesen

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved