Tak Hanya Kanker Payudara, Ketahui 7 Kelainan pada Payudara Wanita
Terdapat banyak kelainan yang mungkin terjadi pada payudara wanita. Berikut ini beberapa di antaranya:
Papiloma intraduktal merupakan tumor kecil yang tumbuh seperti polip di dalam saluran susu.
Gejalanya berupa cairan yang keluar melalui puting.
Mula-mula, cairan berwarna bening dan lama-kelamaan berubah menjadi merah darah, bahkan merah ke hitaman.
Pengobatan papiloma intraduktal dapat dilakukan dengan cara exisi atau pembuangan benjolan dengan sayatan kulit melingkar sesuai batas areola payudara.
6. Mastitis (infeksi payudara)
Merangkum Medical News Today, mastitis cenderung lebih sering terjadi pada ibu menyusui.
Gejalanya kadang-kadang didahului dengan lecet ringan atau retakan pada puting yang menjadi jalan masuk bakteri dari mulut bayi.
Kebanyakan bakteri yang ditemukan adalah Staphylococcus aureus yang berasal dari kulit yang normal.
Namun, kasus mastitis tidak jarang ditemukan pada wanita yang sudah bertahun-tahun selesai menyusui.
Pada kasus semacam ini, biasanya ada riwayat menyusui yang kurang sempurna.
Sebagai contoh, salah satu payudara mengeluarkan ASI kurang lancar atau sang bayi hanya mau menyusui salah satu payudara sang ibu.
Gejala mastitis yang timbul biasanya adalah:
- Rasa nyeri di payudara
- Terasa ada bagian yang mengeras atau berupa benjolan yang sangat nyeri
- Tanda-tanda pembengkakan disertai rasa demam badan
Bila infeksi berlanjut, daerah pembengkakan akan semakin merah, kian nyeri, dan menjadi abses payudara. Pengobatan mastitis apabila gejalanya ringan cukup dengan antibiotik.
Tapi, jika sudah terjadi abses, harus dilakukan insisi abses, yakni pencucian abses atau drainase yang dilakukan dengan bius total.
Pada kasus mastitis, tidak jarang ditemukan mastitis tuberkulosa dan pengobatannya dilanjutkan dengan pengobatan tuberkulosis (TBC).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/6-penyebab-payudara-gatal-yang-perlu-perempuan-tahu.jpg)