Penanganan Covid
Desa Adat Dukuh Penaban Terapkan Pararem untuk Cegah Covid-19
Desa Adat Dukuh Penaban menerapkan pararem (peraturan) terkait pengaturan serta pencegahan Covid-19.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem, Desa Adat Dukuh Penaban menerapkan pararem (peraturan) terkait pengaturan serta pencegahan Covid-19.
Yakni mengunakan masker, jaga jarak (phisycal distancing), dan berperilaku hidup sehat.
Bandesa Adat Dukuh Penaban, I Nengah Suarya mengaku, pararem sudah diterapkan serta disosialisasikan sejak Agustus 2020.
Dan Astungkara masyarakat di Dukuh Penaban mengikuti pararem tersebut.
• Ronald Koeman Akui Sosok Lionel Messi Jadi Teladan Bagi Pemain Barcelona
• KPU Fasilitasi Pemasangan Baliho Paslon Pilkada Jembrana
• 55 Anak di Denpasar Terpapar Covid-19, Gugus Tugas Minta Orangtua Perhatikan Hak Anak
Kini warga mulai disiplin memakai alat pelindung diri (APD).
Seperti memakai masker dan face shield.
"Warga Desa Adat Dukuh Penaban harus mematuhi protokol kesehatan mengantisipasi hal tak diinginkan. Pakai masker, jaga jarak, serta berperilaku hidup sehat dan bersih. Astungkara warga mulai menerapkannya,"ungkap I Nengah Suarya, Minggu (4/10/2020) siang hari.
Ditambahkan, dengan adanya pararem ini warga sadar akan bahaya Covid.
Masyarakat mulai membuat tempat cuci tangan mandiri dipekarangan rumahnya.
Ada juga yang dibuat dekat pintu masuk rumah.
Tujuannya agar saat keluar masuk keluarga tetap mencuci tangan untuk jaga kebersihan.
"Protokol kesehatan juga kita terapkan di pura. Harus menggunakan masker, jaga jarak saat bersembahyang, mencuci tangan saat akan dan selesai sembahyang. Pengaturan serta pencegahan Covid-19 jadi prioritas kita bersama,"tambah Jro Suarya, sapaannya.
Selain mengatur pengunaan APD, pararem juga mengatur terhadap orang keluar masuk desa, dan pengaturan orang bertemu/menerima tamu.
Pemberlakuan jam malam.
Seandainya terjadi sesuatu, desa juga harus memberlakukan ngeneng-ngening, mengantisipasi hal yang tak diinginkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/cucii-tangan-dukuh.jpg)