Segera Hindari, 4 Kesalahan Sepele yang Bikin Masakan Bersantan Cepat Basi
Makanan bersantan memang lebih rentan basi. Tapi, tanpa sadar 4 kesalahan sepele ini justru bikin masakan jadi cepat banget basi, lo.
Kelapa untuk santan, sebaiknya kita pilih yang usianya tua
Supaya santan yang keluar betul-betul kental dan gurih.
Hal ini jelas berpengaruh untuk kekentalan kuah yang dihasilkan.
2. Seduh Parutan Kelapa dengan Air Panas
Santan biasa untuk tambahkan rasa gurih ternyata bermanfaat bagi kesehatan
Menyeduh santan dengan air panas, membuat santan yang diperoleh lebih maksimal hasilnya.
Selain itu, santan juga jadi lebih tahan lama.
3. Jumlah Air Saat Memeras Kelapa
Penggunaan air disini ditentukan oleh kekentalan kuah yang ingin dihasilkan.
Untuk masakan yang kuahnya sedang-sedang saja kekentalannya, bisa menggunakan 1 butir kelapa dan 700-1000 ml air.
Kalau ingin mendapatkan santan yang kental, dari 1 butir kelapa bisa untuk 500 ml santan saja.
Bila air seduhan di atas 1000 ml , maka akan dihasilkan santan yang encer.
Walaupun semakin kental santan akan menghasilkan kuah yang makin gurih, namun tidak semua masakan enak menggunakan santan yang terlalu kental.
Lodeh, misalnya, lebih enak menggunaan santan yang encer.
4. Memasukkan Santan Saat Memasak
Masakan yang dibuat dengan santan kental dan dimasak dalam waktu lama, sebaiknya pada awal pemasakan menggunakan santan encer terlabih dahulu.
Hal itu supaya santan tidak pecah.
Santan yang pecah bukan saja tak enak dilihat, tetapi juga rasa gurihnya berkurang.
Santan kental dimasukkan di tahap akhir proses memasak.
Selama proses memasak masakan bersantan, selalu gunakan api kecil.
Itu dia 4 hal yang harus kita perhatikan saat memasak hidangan bersantan agar tahan lama dan santan tidak pecah saat dimasak.
Artikel ini telah tayang di Sajian Sedap Grid ID dengan judul "Catat! 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Masakan Bersantan Cepat Banget Basi! Anda Melakukannya?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/opor-ayam-bumbu-jinten.jpg)