Bencana di Bali
Nyawa Dadong Beji Tak Tertolong Setelah Rumahnya Tertimbun Longsor
Satu orang meninggal dunia, atas nama Ni Wayan Beji (86), lantaran tertimbun tanah. Dan anaknya, I Ketut Misi, mengalami cedera di kaki.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Longsor menghantam rumah I Ketut Misi (57) di Banjar Saren Kelod, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (10/10/2020) pagi.
Satu orang meninggal dunia, atas nama Ni Wayan Beji (86), lantaran tertimbun tanah. Dan anaknya, I Ketut Misi, mengalami cedera di kaki.
Perbekel Nongan, I Wayan Daging, menjelaskan, longsor terjadi begitu cepat.
Hujan deras mengguyur di sekitar lokasi kejadian dengan intensitas yang lama.
• Update Covid-19 di Denpasar, 10 Oktober: Pasien Sembuh Bertambah 42 Orang, Kasus Positif 35 Orang
• Malaysia Airlines Harus Tutup Perusahaannya Jika Rencana Restrukturisasi Gagal Dilakukan
• Tim MotoGP Indonesia Dibentuk, Segera Gelar Training Camp Mempersiapkan MotoGP Mandalika 2021
Pemilik rumah tak menduga akan terjadi longsor hingga merenggut nyawa Ni Wayan Beji alias Dadong Beji. Mengingat tak ada tanda - tanda sebelum kejadian.
Disaat kejadian, Dong Beji berada di dapur memasak, sambil menghangatkan badan. Mengingat cuaca di sekitar dingin karena diguyur hujan cukup lama.
Sedangkan anaknya, I Ketut Misi, beristirahat di dalam kamar lantaran tidak bisa keluar karena hujan. Mereka berdua hanya berdiam dirumah.
"Sekitar pukul 09.00 wita, tiba - tiba tanah dekat dapur ambruk menghantam dapur & rumah. Tanahnya berbentuk terasering. Material yang dibawa hujan cukup banyak. Bangunannya rusak parah"ungkap Perbekel Nongan, I Wayan Daging, Sabtu (10/10/2020) malam.
Korban tak bisa berbuat apa - apa setelah rumah di hantam longsor. Untuk menyelamatkan diri pun tidak bisa. Keduanya terjebak di dalam, & tertimbun material longsor.
Dadong Beji tertimbun material hingga mengalami luka lebam, & meninggal. Sementara itu, Ketut Misi mengalami luka ringan di bagian kaki.
"Dadong Beji itu tertimbun longsor. Yang terlihat hanya kepala saja. Warga langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah keluarganya, sedangkan Ketut Misi langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan & pengobatan. Misi sekarang sudah ada dirumah," kata Daging.
Rumah semi permanen yang berbahan kayu roboh akibat dihantam material longsor.
Proses evakuasi korban dilakukan maksimal serta membutuhkan hingga beberapa jam.
Pemicunya keemungkinan karena hujan deras sejak semalam, sehingga tanah setinggi kurang lebih tujuh meter itu menjadi labil.
• BREAKING NEWS: 1 Orang Hilang di Sungai Sengguan Tangep Badung, Petugas Masih Lakukan Pencarian
• BPBD Tabanan Catat 14 Kejadian Bencana Alam Terjadi Hari Ini
• Kapolres Bangli Sebut Bakal Back Up Pengamanan di Lapas Pasca Robohnya Pagar Keliling Rutan
Kapolsek Rendang, Kompol I Made Sudartawan, mengungkapkan, menurut keterangn saksi, tanah di belakang rumah Dadong Beji tiba - tiba longsor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-dibantu-warga-melakukan-evakuasi-korban-longsor-di-banjar-saren-kelod-desa-nongan.jpg)