Ditinggal Kerja, Rumah Made Widiana Ludes Dilalap Si Jago Merah
Kebakaran melanda rumah Made Widiana di Jalan Gunung Guntur, Gang 39, tepatnya di Banjar Taman Harum, Padangsambian, Denpasar Barat, Bali
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kebakaran melanda rumah Made Widiana di Jalan Gunung Guntur, Gang 39, tepatnya di Banjar Taman Harum, Padangsambian, Denpasar Barat, Bali,Senin (12/10/2020) siang.
Pantauan Tribun Bali, rumah Widiana kini tinggal puing-puing sisa kebakaran.
Ruang tamu, dapur, ruang suci, dan semua peralatan elektronik yang ada di dalam rumahnya hangus di lalap si jago merah.
"Semuanya ludes, tidak ada sisa," kata Widiana saat ditemui di rumahnya.
Baca juga: Sebabkan Orang Miskin Jadi Semakin Melarat, WHO Tak Lagi Sarankan Lockdown dalam Penanganan Covid-19
Baca juga: Dukung Proses Pembelajaran Jarak Jaruh, Disdikpora Denpasar Rilis Aplikasi Lentera Denpasar
Baca juga: Warga Gang Tibung Anyar Dalung Digegerkan Penemuan Orang Meninggal di Dalam Mobil
Saat kebakaran terjadi, Widiana mengaku tidak ada di rumah. Pun begitu dengan istri dan anaknya juga tidak ada di dalam rumah.
"Saya dikasih tahu sama tetangga. Waktu itu, api sudah terlanjur besar dan sulit untuk dipadamkan," kata Widiana
Widiana tak mengetahui secara pasti apa penyebab kebakaran yang menyebabkan rumahnya ludes. Namun, ia menduga penyebabnya adalah korsleting listrik.
Baca juga: Rafael Nadal Juara French Open 2020, Kalahkan Novak Djokovic dan Tegaskan Status Raja Tanah Liat
Baca juga: Dinilai Jauh dan Sepi Pembeli, Sejumlah Pedagang di Sukawati Pilih Jadi Pedagang Liar atau Sewa Kios
Baca juga: Kemenparekraf Gelar Sosialisasi Protokol Kesehatan Bagi Para Pelaku Usaha Wisata Selam di Bali
"Kalau ledakan kompor gas sih tidak. Karena tidak ada orang di dalam. Sepertinya karena korsleting listrik," ucap pria yang bekerja sebagai pedagang di Pantai Double Six, Seminyak, Kuta, Badung itu kepada Tribun Bali.
Widiana mengaku kerugian yang ia alami kira-kira ratusan juta. Di rumah tersebut, Widiana tinggal bersama istri dan satu anaknya.
"Saudara saya juga tinggal di sini. Totalnya 7 orang tinggal di sini," kata Widiana
Ia berharap pemerintah bisa memberikan bantuan kepada keluarganya.
Baca juga: BPBD Jembrana Kerahkan Buldoser untuk Bersihkan Tumpukan Tanah
Baca juga: Tembok Roboh Akibat Tanah Labil, Timpa Satu Motor dan Pelinggih Tugun Karang
Baca juga: Polres Klungkung Edukasi Masyarakat Terkait Protokol Kesehatan Sambil Bagi-bagi Nasi Bungkus
"Saya bener-bener tidak menyangka kena musibah seperti ini. Apalagi lagi situasi begini, sulit cari penghasilan. Saya berharap dapat bantuan," harap Widiana.
Sebelumnya, Petugas Damkar sudah sempat mendatangi lokasi rumah Widiana untuk memadamkan api. Namun hal itu tak juga bisa menyelamatkan rumah Widiana karena besarnya api yang berkobar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-rumah-made-widiana-ludes-dilalap-si-jago-merah.jpg)