Cerita Musisi Bali Memanfaatkan Jasa Live Streaming Raturu TV 

“One Love, one heart, Lets get together and feel all right..” bunyi petikan lirik lagu berjudul One Love milik Bob Marley ini menyemarakkan suasana

Istimewa
Acara Ngamenet Soul Rebel Band di Soul Rebel Studio Denpasar, Sabtu 27 Juni 2020 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - “One Love, one heart, Lets get together and feel all right..” bunyi petikan lirik lagu berjudul One Love milik Bob Marley ini menyemarakkan suasana sore di Jalan Kepundung nomor 7 Denpasar pada 27 Juni 2020.

Sore yang biasa sepi akibat imbauan tetap di rumah dari pemerintah, kali itu jadi meriah. 

Alunan musik reggae ini pun didengar warga sekitar dan menggoda mereka untuk ikut bergoyang bersama Soul Rebel band di halaman studio rumah tersebut. 

Tak tanggung-tanggung, pecalang yang saat itu bertugas pun akhirnya datang untuk ikut berjoget bersama Dewa Nanta Cs di halaman rumah sekaligus markas band itu.

 

Baca juga: Bisnis Live Streaming Raturu TV di Masa Pandemi di Bali, dari Hobi Jadi Hoki

Baca juga: Raturu TV: Menggaet Penonton, Menjaga Idealisme, dan Melawan TV Konvensional

Bersama kawan-kawannya yang sudah menemani sejak tahun 1999 dari panggung festival hingga hotel dan kafe di pulau dewata, semua personel Soul Rebel mengajak ber joget ria menghibur para penggemar di rumahnya masing-masing. 

Kali ini Soul Rebel tak bisa menghibur penggemarnya secara langsung seperti hari-hari, bulan dan tahun sebelumnya.

Untuk sementara mereka sempat hanya mengirimkan salam dan hiburan virtual melalui live streaming. 

Tentunya ini bukan hal yang biasa bagi Soul Rebel.

Namun kondisi memaksa mereka harus beradaptasi dengan cara ngamen virtual sembari meminta sumbangan dari penggemarnya yang masih loyal demi kelangsungan hidup para musisi ini. Semua gara-gara pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang sejak awal tahun 2020 muncul di dunia sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pekerjaan Dewa Nanta Cs yang sangat bergantung pada pariwisata. 

“Kalau tidak salah sudah dari bulan Maret kami dirumahkan semua, kontrak putus semua. Kami nganggur,” keluh Dewa Nanta, Gitaris Soul Rebel yang dihubungi pada 12 Oktober 2020. 

Dewa Nanta mengaku, ia kawan-kawannya kala itu sudah tidak punya penghasilan lantaran kegiatan keramaian sudah dilarang.

Sebenarnya band yang biasa manggung di Hard Rock café, Prama Beach Sanur hingga Ubud ini telah mencoba bertahan dengan sisa honor yang ada.

Namun, ternyata hanya bertahan selama 3 bulan dan mereka kehabisan amunisi. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved