Corona di Bali

11 dari 72 Desa dan Kelurahan di Bangli Masuk Zona Hijau

11 dari 72 total desa dan kelurahan di Kabupaten Bangli masuk ke dalam zona hijau.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Humas GTPP Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – 11 dari 72 total desa dan kelurahan di Kabupaten Bangli masuk ke dalam zona hijau.

Kendati demikian, berdasarkan zona secara keseluruhan, Kabupaten Bangli hingga kini masih masuk ke dalam zona oranye.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, Kamis (29/10/2020) membenarkan hal tersebut.

Berdasarkan data Rabu (28/10/2020), 11 desa yang masuk kedalam zona hijau seluruhnya berada di Kecamatan Kintamani.

Baca juga: Pembuang Bayi di Negara Bali Ditangkap, Pelakunya Ibu & Bapaknya Bayi, Keduanya Masih Pelajar SMA

Baca juga: Istri Saksikan Langsung Detik-detik Suaminya Tewas, Tersengat Lalu Tergeletak

Baca juga: Pemkab Buleleng Bakal Bangun Mall Pelayanan Publik, di Lantai 3 Didesain Ada Bioskop

Antara lain Desa Banua, Desa Batur Utara, Desa Bayung Cerik, Desa Belandingan, Desa Binyan, Desa Gunungbau, Desa Katung, Desa Kutuh, Desa Lembean, Desa Manikliyu, dan Desa Mengani. Sementara 37 desa lainnya di Kecamatan Kintamani, merupakan zona kuning.

“Begitupun dengan desa-desa di Kecamatan Bangli, Susut, dan Tembuku seluruhnya merupakan zona kuning,” ujarnya.

Kendati sebagian besar desa di Bangli merupakan zona kuning, secara kewilayahan Bangli masih menjadi zona oranye.

Dalam hal ini, pihaknya mengatakan penentuan zona merupakan kewenangan dari BPBD Provinsi.

Saat ini pihaknya masih menunggu update data terbaru.

Baca juga: Papa Kerja Dulu untuk Beli Susu, Ternyata Pulang Dalam Keadaan Mengenaskan

Baca juga: Hiendra Soenjoto Tersangka Penyuap Nurhadi di MA Ditangkap KPK

Baca juga: Pelaku Penusukan yang Tewaskan 2 Orang di Gereja Nice Prancis Ditahan, Presiden Gelar Rapat Darurat

Di sisi lain, Dirgayusa menilai sangat memungkinkan Bangli turun ke zona kuning seperti Kabupten Buleleng.

Hal ini mengingat berdasarkan data per dua hari terakhir, jumlah kasus di Bangli terus mengalami penurunan.

Bahkan pada hari Kamis (29/10/2020) diakuinya nihil baik penambahan kasus, ataupun kesembuhan. Sehingga total kasus Covid-19 di Bangli saat ini masih di angka 831.

Dari jumlah akumulasi kasus tersebut, Dirgayusa mengatakan jumlah warga yang masih dirawat hanya 4 persen.

13 di antaranya menjalani karantina terpusat, dan 22 orang sisanya menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Jadi Satu-satunya di Bali, Buleleng Masuk Zona Kuning Persebaran Covid-19

Baca juga: Hilang 11 Bulan, Kakek 88 Tahun Ditemukan Jadi Tengkorak di Desa Bona Gianyar

Adapun dengan penambahan delapan kasus hingga kematian beberapa hari lalu, Dirgayusa menegaskan hal tersebut tidak menyebabkan penambahan klaster.

“Jadi kalau melihat dari data statistiknya, kemungkinan Bangli untuk menjadi zona kuning itu sangat besar. Bisa dikatakan 80 persen,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Corona di Bali
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved