Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pemkab Jembrana Ikut Serta Panen Perdana Pisang Cavendish Kualitas Ekspor

Kabupaten Jembrana berhasil mengembangkan produk perkebunan berupa tanaman pisang jenis Cavendish.

Tayang:
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Bupati Artha ikut serta memanen perdana pisang Cavendish di Pekutatan, Jumat (30/10/2020). 

Dari total ekspor tersebut, ekspor produk pisang memberikan kontribusi sebesar 11,62% terhadap ekspor buah-buahan nasional dengan nilai 11,15 juta USD dengan volume 22 ribu ton.

Baca juga: ITDC Telah Salurkan Program Kemitraan bagi UMKM Sebesar Rp 4,73 Miliar untuk Bali dan NTB

Baca juga: Jika Upah Minimum 2021 Tak Naik, Buruh Ancam Kembali Mogok Nasional

Lima negara tujuan utama ekspor utama produk buah-buahan Indonesia yakni RRC, Hongkong, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Pakistan.

Selama pandemi Covid-19 Januari sampai Agustus 2020, realisasi ekspor buah-buahan mengalami peningkatan 102,93 juta USD atau meningkat 21,84% dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Kondisi ini menunjukkan produk buah-buahan Indonesia diminati oleh pasar global, sehingga perlu dikembangkan serta meningkatkan kontribusi ekspor buah-buahan terhadap devisa negara.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud menyebut, bahwa per Oktober 2020, luas tanam pisang cavendish di Jembrana sudah mencapai 23,31 hektare dan ditargetkan pada akhir tahun 2020 luas tanam mencapai 32 hektare.

Kemudian, harapannya dapat meningkatkan nilai ekonomi hingga Rp 2.211.840.000 per tahun.

“Sehingga dapat mendorong tambahan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Bupati Jembrana I Putu Artha mengaku, pengembangan Pisang Cavendish di Jembrana memang tak bisa lepas dari perhatian pemerintah pusat.

Karena itu, dengan pola kerakyatan atau menggandeng petani, akan memberdayakan masyarakat Jembrana.

Tentunya akan ada penambahan hasil dari petani. Yang diharapkan petani di lokasi dimana lahan itu ditanami pisang Cavendish maka akan ikut membantu dan mengembangkan produk holtikultura ini.

“Dari sini kita bisa memenuhi pasar Bali, maka kami menyampaikan ke petani untuk ikut serta, pemerintah akan berusaha memfasilitas bibit dan pendampingan,” papar Artha. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved