Mahasiswa Datangi Gedung DPRD Bali
Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Lewat Sidang Rakyat, DPRD Bali Keluar
Sejumlah mahasiswa yang mengaku tergabung dalam Solidaritas Aliansi Rakyat Pro Demokrasi (SANTI) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dokumentasi Pemprov Bali
Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry (tengah); Ketua Komisi IV, I Gusti Putu Budiarta (kiri) dan anggota Komisi IV, I Ketut "Boping" Suryadi menerima sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Aliansi Rakyat Pro Demokrasi (SANTI) di Wantilan Gedung DPRD Bali, Senin (2/11/2020)
Meski persidangan rakyat enggan diikuti oleh DPRD Bali, Rian Ngari mengaku bahwa tidak akan berhenti untuk menyampaikan aspirasi.
Ke depan pihaknya kembali akan mendatangi Kantor DPRD Bali guna menyampaikan penolakan terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja tanpa anarkis.
Untuk diketahui, aksi SANTI yang dilakukan kali ini terdiri atas delapan organisasi yakni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Nalar Mahasiwa dan Pemuda (Narmada), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dprd-bali-menerima-sejumlah-mahasiswa-yang-tergabung-dalam-santi.jpg)