Breaking News:

Tak Hadir Saat Dipanggil Bareskrim, Ketua Eksekutif KAMI Ahmad Yani Utus Belasan Kuasa Hukumnya

Ahmad Yani diundang untuk memberikan kesaksian terkait kasus ujaran kebencian dengan tersangka Anton Permana.

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Ketua Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani 

TRIBUN-BALI.COM - Ketua Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani, tak menghadiri undangan untuk diperiksa oleh pihak Bareskrim Polri.

Ahmad Yani diundang untuk memberikan kesaksian terkait kasus ujaran kebencian dengan tersangka Anton Permana.

Berdasarkan pengamatan Tribunnews, Ahmad Yani mengutus belasan kuasa hukumnya ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2020).

Kedatangan mereka untuk memberikan keterangan alasan tidak menghadiri pemeriksaan.

Baca juga: Teknisi Kesulitan Mendapat Spare Part, 2 Minggu Perbaikan KMP Nusa Jaya Abadi Balum Juga Rampung

Baca juga: PAD Badung Ditarget Rp 3,3 T, Pjs Bupati: Jangan Sampai Sudah Rancang Belanja,Tapi Anggaran Tak Ada

Baca juga: Web Pasar BRI, Solusi untuk Bantu Pedagang Berjualan di Pasar pada Masa Pandemi Covid-19

Syamsu Djalal, tim kuasa hukum Ahmad Yani mengatakan, surat pemanggilan pemeriksaan yang diberikan kepada kliennya dinilai tidak jelas.

Sebab, Polri tidak menyertakan rincian terkait status pemeriksaan Ahmad Yani di Bareskrim.

"Jadi saya mewakili dari tim pengacara Ahmad Yani yang dipanggil hari ini, karena beliau ini tidak mengerti ada apa."

"Karena itu opsinya tolong pak polisi yang terhormat diperbaiki panggilan itu."

"Dia sebagai saksi, saksi apa? Dijelaskan saksinya saksi apa? Kasus apa? Siapa tersangkanya?"

"Jadi nanti kita persiapkan dokumennya," kata Syamsu di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2020).

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved