Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilpres Amerika Serikat

Dampak Pilpres AS terhadap Indonesia, Benarkah Lebih Baik Biden daripada Trump?

Halifa menambahkan, jika Pilpres AS dimenangkan Joe Biden akan berdampak lebih baik dibandingkan Trump.

Editor: Widyartha Suryawan
JIM WATSON, Brendan Smialowski / AFP
Kombinasi gambar yang dibuat pada 22 Oktober 2020 ini menunjukkan Presiden AS Donald Trump (kiri) dan kandidat Presiden dari Partai Demokrat dan mantan Wakil Presiden AS Joe Biden saat debat terakhir presiden di Belmont University di Nashville, Tennessee, pada 22 Oktober 2020 . 

TRIBUN-BALI.COM - Helatan demokrasi Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) selalu menarik perhatian warga dunia.

Tak terkecuali bagi bangsa Indonesia.

Apa dampak Pilpres AS 2020 terhadap Indonesia?

Sekretaris Program Studi Hubungan Internasional Unisri Surakarta, Halifa Haqiqi memberikan penjelasannya terkait dampak Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat terhadap Indonesia.

Halifa menyebut, Pilpres AS terhadap Tanah Air sangat berdampak.

Ini tidak lepas dari hubungan baik yang telah dijalin oleh kedua negara beda benua tersebut.

"Indonesia sebenarnya punya hubungan lumayan baik dengan Amerika Serikat," katanya dikutip dari channel YouTube Tribunnews, Kamis (5/11/2020).

Sekretaris Program Studi Hubungan Internasional Unisri Surakarta Halifa Haqiqi
Sekretaris Program Studi Hubungan Internasional Unisri Surakarta, Halifa Haqiqi

Halifa kemudian merinci hasil hubungan baik antara AS dengan Indonesia.

"Ini karena investasi terbesar nomor 5 di Indonesia dari Amerika."

"Begitu pula masalah hutang yang kebanyakan dari sana. Ini yang menjadikan hubungan Amerika dengan Indonesia lumayan erat," sambungnya.

Halifa kemudian membeberkan kemungkinan dampak terpilihnya kembali Donald Trump sebagai presiden.

Jika Trump menang, maka isu-isu terkait dengan rasialisme masih akan terus berlanjut.

Begitu pula dengan isu pelarangan muslim masuk ke Amerika Serikat.

"Sedangkan untuk Indonesia sendiri akan dibatasi impornya."

"Karena Trump menganggap prinsip buyback, Amerika lebih memilih produk yang dihasilkan sendiri daripada negara lain," ucap perempuan berkaca mata ini.

Baca juga: Pilpres AS Sengit & Ketat, Bisakah Joe Biden Tumbangkan Donald Trump dan Melenggang ke Gedung Putih?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved