Breaking News:

Dukung Kesehatan Lingkungan, Pertamina Perluas Program Langit Biru ke 4 Wilayah di Bali

Promo ini berlaku selama 2 bulan dan dilaksanakan di 33 SPBU bertanda khusus promo PLB, di keempat wilayah tersebut.

Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Salah satu SPBU yang menjual Pertalite seharga premium, untuk mendukung program Langit Biru di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR  — Setelah dilaksanakan di Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar, Program Langit Biru (PLB) Pertamina diperluas ke beberapa wilayah di Bali, yaitu di Kabupaten Buleleng, Karangasem, Jembrana, dan Tabanan.

PLB hadir untuk mengajak masyarakat merasakan langsung penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kualitas yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat.

Pada PLB, Pertamina memberikan promo khusus pembelian Pertalite seharga Premium yaitu Rp.6.450,- per liter.

Promo ini berlaku selama 2 bulan dan dilaksanakan di 33 SPBU bertanda khusus promo PLB, di keempat wilayah tersebut.

Baca juga: Sambut Hari Pahlawan, LPM Legian, Gerakan Aku for Bali & Legian Beach Hotel Bagikan 500 Nasi Bungkus

Baca juga: Adu Seni Dekorasi dalam Akuarium, 30 Peserta Ikuti Kontes Aquascape se-Bali di Denpasar

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah Tiga Orang, Pasien Sembuh Sembilan Orang

Untuk pelaksaan mulai Sabtu (7/11/2020) ini, ada 8 SPBU yang berada di Kabupaten Buleleng siap mendukung Program Langit Biru.

Selanjutnya 6 SPBU di Kabupaten Karangasem, 9 SPBU di Kabupaten  Jembrana, dan 10 SPBU di Kabupaten Tabanan juga siap memberikan kesempatan masyarakan menikmati BBM berkualitas dari Pertamina, mulai Minggu (8/11/2020) besok.

Section Head Communication & Relation Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, program edukasi dan promosi ini merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak.

Upaya mengurangi pencemaran udara, dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor.

 Salah satunya dengan penggunaan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

Ahad menjelaskan, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number atau disingkat RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved