Layani Pembuatan SIM, SKCK hingga Sidik Jari, Gedung Pelayanan Terpadu Polres Buleleng Rampung

Pembangunan Gedung Pelayanan Terpadu Polres Buleleng, yang terletak di Jalan Surapati, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Singaraja, Bali

Istimewa
Gedung Pelayanan Terpadu Polres Buleleng yang terletak di Jalan Surapati, Keluarahan Kampung Baru, rampung dikerjakan, Selasa (10/11/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Pembangunan Gedung Pelayanan Terpadu Polres Buleleng, yang terletak di Jalan Surapati, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Singaraja, Bali rampung dikerjakan.

Jajaran polisi pun tampak melaksanakan upacara melaspas di gedung tersebut, pada Selasa (10/11/2020). 

Kapolres Buleleng, AKBP Made Sinar Subawa mengatakan, gedung ini dibangun di atas lahan bekas rumah jabatan perwira di jajaran Polres Buleleng, dengan luas sekitar 20 are.

Baca juga: Kabag Sumda Polres Badung Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 Secara Virtual

Baca juga: Apel Sarana Prasarana di Pelabuhan Benoa, Personel Gabungan Siapkan Diri dari Bencana Alam

Baca juga: Tiga Ranperda Disetujui Jadi Perda oleh DPRD Kabupaten Jembrana

Di mana, anggaran yang digunakan sebesar Rp 2.5 Miliar, yang bersumber dari dana hibah Pemkab Buleleng

AKBP Sinar menyebut, Gedung Pelayanan Terpadu ini akan menjadi tempat representatif untuk masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian, berupa laporan, pengaduan, pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK), Sidik Jari, pembuatan SIM dan BPKB.

"Jadi sejumlah pelayanan itu akan jadi satu di gedung ini," ucapnya. 

Baca juga: Imbas Kedatangan Habib Rizieq, 4 Maskapai Ini Berikan Kebijakan Jadwalkan Ulang Penerbangan & Refund

Baca juga: Denpasar Terima 1 Bus Sekolah Bantuan CSR, Masih Kurang 15 Bus untuk Layani Semua Trayek

Baca juga: Curhat Jessica Iskandar Setelah Menetap Bali Dan Tentang Richard Kyle: Ini Mungkin Momen Terbaik 

Imbuh AKBP Sinar, dengan pembangunan gedung ini, sejalan pula dengan pencanangan zona integritas Polres Buleleng dalam mewujudkan pelayanan lebih humas, transparan dan akuntabilitas.

"Ini juga sejalan karena dalam waktu dekat Kemenpan RB akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan kami. Untuk bisa memperoleh Wilayah Bebas Korupsi (WBK), ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, salah satunya dengan adanya Gedung Pelayanan Terpadu ini."

Baca juga: Peringatan Hari Pahlawan di Gianyar Berbeda, Anggota Upacara Menggunakan Masker

Baca juga: Lalin Menuju Bandara Soetta Macet Total, Polisi Sebut Simpatisan Rizieq Shihab Parkir Mobil di Tol

"Jadi operator yang bertugas di gedung ini juga harus memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat, humanis dan santun, sehingga kepuasan masyarakat terwujud," jelasnya. 

Seusai upacara melaspas ini dilaksanakan, Gedung Pelayanan Terpadu ini akan mulai beroperasi pada Rabu (11/11/2020). (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved