Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Minum Alkohol dan Hidup Bersama Tanpa Ikatan Pernikahan Diizinkan di Uni Emirat Arab, Ini Alasannya

Ada penyebab UEA izinkan minum alkohol dan kumpul kebo atau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan untuk warganya.

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
Kolase Wartakotalive.com/Istimewa
Ilustrasi - alkohol dan kumpul kebo 

TRIBUN-BALI.COM - Minum-minuman beralkohol dan kumpul kebo kini diizinkan di Uni Emirat Arab (UEA).

Ada penyebab UEA izinkan minum alkohol dan kumpul kebo atau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan untuk warganya.

Lalu, apa alasan UEA perbolehkan warganya minum alkohol hingga kumpul kebo untuk warganya saat ini?

Diketahui, reformasi hukum di negara kawasan Timur Tengah itu bertujuan meningkatkan status ekonomi dan sosial.

Baca juga: IVENDO Bali Serahkan Buku Panduan Dynamic Operating Procedure CHSE Penyelenggaraan Event untuk Bali

Baca juga: Hari Pahlawan, RedCar Auto Detailing Garap Mercy Tiger 280 E American Style Milik Presiden Soekarno

Baca juga: Mengenal Peran, Fungsi hingga Upaya yang Dilakukan Bank Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

'Kebebasan' hidup di Uni Emirat Arab (UEA) ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan turis mancanegara.

Demikian berita terkini yang diperoleh Warta Kota dari Dailymail.co.uk, pagi ini.

Dalam berita itu disebutkan, Uni Emirat Arab telah mengumumkan bahwa meminum alkohol dan tinggal bersama di luar nikah diperbolehkan.

Ini adalah perubahan besar-besaran terhadap hukum pribadi Islam di negara itu.

Meluasnya kebebasan pribadi mencerminkan perubahan profil sebuah negara yang telah berusaha untuk mengklaim dirinya sebagai tujuan turis, pencari keuntungan, dan bisnis kebarat-baratan meskipun kode hukum Islamnya ketat sebelumnya memicu kasus pengadilan terhadap orang asing.

Reformasi itu bertujuan untuk meningkatkan status ekonomi dan sosial negara dan 'mengkonsolidasikan prinsip-prinsip toleransi UEA,' kata kantor berita WAM yang dikelola pemerintah, yang hanya memberikan rincian minimal dalam pengumuman kejutan akhir pekan.

Keputusan pemerintah di balik perubahan tersebut diuraikan secara luas di surat kabar The National, yang tidak mengutip sumbernya.

Turis Israel dan Peran Amerika Serikat

Langkah tersebut mengikuti kesepakatan bersejarah yang ditengahi Amerika Serikat (AS) untuk menormalkan hubungan antara UEA dan Israel, yang diharapkan akan membawa masuknya turis dan investasi Israel.

Kebiijakan itu juga datang saat Dubai yang bertabur gedung pencakar langit bersiap menjadi tuan rumah World Expo.

Acara berisiko tinggi itu, yang diperkirakan akan membawa kesibukan aktivitas komersial dan sekitar 25 juta pengunjung ke negara itu, ditetapkan untuk Oktober 2020 tetapi mundur setahun karena pandemi Virus Corona.

Baca juga: Video Siswi Layangkan Tendangan di GOR Mengwi Viral, Berikut Hasil Penyelidikan Polisi

Baca juga: Terkini, Gisel Bakal Dipanggil Polisi Terkait Beredarnya Video Syur Mirip Dirinya

Baca juga: Indra Sjafri Sampaikan Lima Keputusan Komite Teknik AFC

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved