Breaking News:

Pemprov Bali Belum Bersikap Soal RUU Pelarangan Minuman Beralkohol

Pemprov Bali belum bersikap tentang RUU Pelarangan Minuman Bali yang sedang ramai diperbincangkan

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sikap Pemprov Bali terkait RUU Pelarangan Minuman Beralkohol.

Pemprov Bali belum sikapi tentang RUU Pelarangan Minuman Bali.

Mengenai usulan RUU tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali nampaknya belum berani bersikap.

"Itu kan RUU ya, dan itu ranahnya DPR. Gimana kita ngomong RUU. Menurut saya sih, bukan ranah saya dan isinya kita juga endak tahu," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta saat dihubungi awak media, Jumat (13/11/2020).

Menurut Jarta, Bali saat ini memang mempunyai aturan mengenai minuman beralkohol, yakni melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Ia menegaskan, regulasi ini tidak ada yang menabrak aturan manapun karena sesuai dengan aturan yang masih berlaku.

Baca juga: Terkait Usulan RUU Pelarangan Minuman Beralkohol, Ini Tanggapan Pemprov Bali

Baca juga: RUU Pelarangan Minuman Beralkohol Hendaknya Tak Rugikan Pariwisata Bali

"Menurut saya, saya belum pada prinsip untuk mengaitkan itu (Pergub dengan RUU)," jelasnya.

Jarta menengaskan dirinya belum ingin berkomentar banyak mengenai RUU tersebut karena belum membaca isinya secara penuh.

"Oleh karena itu saya tidak mau mengomentari itu, dan memang bukan kapasitas kita untuk diberikan drafnya," kata Jarta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved