Corona di Bali

Update Covid-19 di Bali - Positif: 61 Orang, Sembuh: 54 Orang dan Meninggal: 2 Orang 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan update perkembangan kasus Covid-19 di Bali pada, Jumat (20/11/2020). 

Pexels
Ilustrasi Update Covid-19 di Bali. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan update perkembangan kasus Covid-19 di Bali pada, Jumat (20/11/2020). 

Hingga saat ini jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Bali sebanyak 13.066 orang dengan rincian, 13.305 WNI dan 31 WNA. Yang artinya hari ini terdapat penambahan kasus positif sebanyak 61 orang.

Baca juga: Setelah Sepakbola, Kini Agen Pemain Gabriel Budi Kembali Suplai Pemain untuk Tim Basket Bali United

Baca juga: 4 Pernyataan Pangdam Jaya Terkait Habib Rizieq dan FPI, Copot Baliho Hingga Bubarkan FPI

Baca juga: Diharapkan Tembus Pasar Internasional, Petani Tabanan Terus Kembangkan Beras Hitam 

Untuk jumlah kumulatif pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 698 orang dengan rincian 697 WNI dan 1 WNA yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Lalu untuk jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang telah sembuh sebanyak 11.958 orang dengan rincian, 11.931 WNI dan 27 WNA. Yang artinya terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 54 orang.

Untuk jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 410 orang dengan rincian, 407 WNI dan 3 WNA.  Yang artinya, hari ini terdapat penambahan pasien yang meninggal dunia sejumlah 2 orang.

Baca juga: Soal Usulan Pangdam Jaya Untuk Bubarkan FPI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin: Harus Direspons Negara

Baca juga: Tinggal Dekat Kampung Halaman The Eagle, Petarung Ini Diyakini Sebagai Penerus Khabib Nurmagomedov

Baca juga: PSSI Pastikan TC Timnas U-19 di Jakarta Tanpa Laga Uji Coba

Adapun rincian dari kasus terkonfirmasi positif tersebut terdiri dari 8 Kabupaten dan 1 Kota Denpasar.

Kabupaten Jembrana sebanyak 1 orang, Tabanan 8 orang, Badung 12 orang, Kota Denpasar 16 orang, Gianyar 4 orang, Bangli Nihil, Klungkung 9 orang, Karangasem 10 orang dan Buleleng 1 orang. 

Sesuai Instruksi Presiden No 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan.

Besaran denda yang diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya. 

Baca juga: Rossi Sesalkan Penurunan Performa Sang Adik, Ingatkan Wajib Menang Jika Inginkan Gelar Moto2 2020

Baca juga: Besi Pembatas Jembatan di Tukad Bangkung  Diperbaiki

Pulihnya kesehatan masyarakat dari pandemi Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.

Ingat pesan ibu "terapkan 3M" yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada di tengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Tetaplah waspada dan patuh  jalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada Covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved