Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Suara Keresahan MOTB di Album $ucklaw

"$ucklaw" sendiri dimaknai artinya merespon kejanggalan dari aktivitas hukum yang kian hari dirasa semakin semrawut. Serta isu krusial menyoal "Sukla"

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Madness On The Block alias MOTB telah merilis album penuh perdananya berjudul "$ucklaw" 

TRIBUN-BALI.com,  DENPASAR - Unit hip-hop asal kota Denpasar, Madness On The Block alias MOTB telah merilis album penuh perdananya berjudul "$ucklaw" pada pertengahan bulan November 2020 lalu.

Berisikan delapan track ditambah satu remix, dalam debut albumnya MOTB mengusung isu keresahan pula kelindan opini, juga beberapa braggadocio ala hip-hop.

Karena apapun tema lagunya hip-hop menurut MOTB adalah kesombongan.

"$ucklaw" sendiri dimaknai artinya merespon kejanggalan dari aktifitas hukum yang kian hari dirasa semakin semrawut. Serta isu krusial menyoal "Sukla".

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Januari 2021 Diperbolehkan Bagi Sekolah yang Telah Memenuhi Syarat Ini

Baca juga: Bupati Artha Serahkan Santunan Pensiun Korpri Jembrana Periode II 2020

Baca juga: Menaker: Akibat Pandemi, Jumlah Pengangguran di Indonesia Bisa Mencapai 13 Juta Orang

MOTB pun membiarkan pendengarnya mengartikan atau memaknai, juga menelaah tajuk album tersebut. Namun jiika di google translate artinya "Keparat".

"Bagi MOTB Hip hop adalah media penyampai pesan dan selalu bersuara sesuai dengan kata hati. Dan di masa pandemi Covid-19 ini menjadi momentum yang pas merilis album pertama yang berisikan sembilan lagu. Dari sembilan lagu, masih ada materi lama," terang MC MOTB, Loseyes, Sabtu (21/11/2020).

Sejatinya MOTB yang diawaki Kid Clique (MC), Loseyes (MC), W. Jenggo (MC), B-Radio (MC/Human Beatbox), Da Kriss (Beatmaker/DJ) mengawali dengan melepas debut singlenya di penghujung bulan September 2020.

Single berjudul "Little But We Tallawah" menjadi penanda bagi kolektif yang terbentuk pada medio 2014 ini menuju perilisan album penuh perdananya.

"Single perdana MOTB diisi penuh oleh B-Radio yang tayang via kanal YouTube pribadi. Setelah album ini, MOTB kemungkinan akan segera dirilis single selanjutnya," ungkap MC MOTB lainnya Kid Clique.

Album "$ucklaw" dirilis secara fisik, dikemas dalam piringan cakram padat 3inchi, dan MOTB pun tengah berencana merilisnya via platform digital.

Ragam kolaborasi beatmaker mengisi album ini. Diantaranya Densky9 mengisi instrumental lagu "Embargo", Dirayha mengisi beat pada lagu “Absoloop” dan Primemanifez dalam beat “Drama Bahtera”.

"Album ini banyak dibantu oleh kawan-kawan dari berbagai profesi, lintas skena, dan lintas pulau," kata Loseyes.

Berbicara proses penggarapan, MC MOTB, W. Jenggo menceritakan, album ini dikerjakan santai, tidak tergesa-gesa laiknya dikejar deadline.

"Lama proses penggarapan album ini kurang lebih memakan waktu delapan bulan sejak awal 2020. Namun ada kekurangan yang kami sadari, di album ini Nova A.K.A Loseyes berhalangan mengisi verse karena satu dan lain hal," ungkapnya.

MOTB sendiri dibentuk sebagai kolektif dengan semangat pertemanan sekitar tahun 2014.

Baca juga: Bidan 22 Tahun Selamat dari Ancaman Kawanan Begal, Tancap Gas Meski Didorong Hingga Oleng

Baca juga: Gangguan Kecemasan Bisa Picu Penyakit Komplikasi Serius, Begini Cara Mengatasinya

Baca juga: Sule dan Nathalie Holscher Ditanya Raffi Ahmad soal Malam Pengantin Baru, Jawabannya Gak Bisa Tidur

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved