Polda Bali Kembali Dipimpin Putra Daerah Bali, Apa Tantangan Terbesarnya?
Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Bali kembali dijabat oleh putra asli daerah Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra yang sudah resmi menjabat
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ia memberikan contoh, bahwa polisi diberikan diskresi jika memang untuk kepentingan memaksa, walaupun bertentangan dengan hukum asal bisa dipertanggungjawabkan.
"Polisi bisa melakukan tindakan diskresi. Contohnya kalau ada yang melawan ditembak ditempat tapi diusahakan tidak mematikan, terukur, terarah dan bertanggung jawab," bebernya.
Selain itu, Prof Rai juga menekankan sisi humanisme aparat kepolisian dalam melayani masyarakat agar dikedepankan.
"Masyarakat harus nyaman dan aman, polisi memberikan pelayanan yang humanis sebagai pelayan, supaya tidak seram, terobosan kepolisian dalan melakukan tugas secara simpatik, humanis menyatu dengan masyatakat," tuturnya.
Polisi merupakan Tupoksi yang terhormat, terutama sebagai pimpinan harus bisa membina bawahan untuk berintegritas kepribadian tanpa cela.
"Sedikit saja polisi tercela maka tercoreng citra kelembagaan kepolisian," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pelantikan-irjen-putu-jayan-danu-putra-widyaiswara-utama-kiri-sebagai-kapolda-bali.jpg)