Peserta ‘We Love Bali’ Program 15 Kunjungi Objek Wisata Sanur hingga Tegalalang
We Love Bali’ sendiri diikuti peserta berasal dari kalangan dosen, guru, mahasiswa, ASN, karyawan perusahaan swasta, karyawan usaha wisata, Pokdarwis
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Kemudian peserta mengunjungi Sekar Bumi, Desa Kerta Sekar Bumi Farm Payangan yang merupakan salah satu pusatnya berbagai jenis bunga potong untuk kebutuhan hotel dan restoran di pulau Dewata Bali, termasuk juga suplai ke berbagai toko-toko florist.
Menurut Bagus Kusuma, tentunya tempat seperti ini sangat ideal bagi mereka yang penyuka keindahan bunga, apalagi bagi mereka kaum perempuan atau remaja putri dan yang suka foto selfie, maka tempat ini akan menjadi salah satu objek wisata di Bali yang menarik untuk dikunjungi.
Pada hari kedua program 15, peserta diajak menuju Campuhan Ubud – Guwang – Tanjung Benoa.
Diantaranya mengunjungi Pasar Seni Guwang.
Pasar Seni Guwang adalah merupakan pasar seni yang dikelola oleh Desa Guwang dan ditempat tersebut, peserta dapat melihat berbagai hasil kerajinan tangan yang diperjualkan sebagai oleh – oleh bagi para pelancong.
Di hari ketiga dalam program tersebut, peserta mengunjungi Kawasan Wisata dan konservasi Hutan Mangrove Hutan Mangrove atau dikenal dengan sebutan hutan bakau yang berfungsi atau bermanfaat untuk menahan gelombang air laut yang masuk ke daratan.
Di setiap destinasi, peserta juga dibekali kantong sampah dan mereka diwajibkan untuk memungut sampah plastik di lokasi.
Hal itu sebagai bentuk kepedulian dan pelestarian alam.
Anggota Tim Percepatan Pemulihan Pariwisata Bali, Ketut Jaman yang mendampingi panitia mengatakan bahwa sejumlah trip pun sudah berlangsung sejak awal Oktober dan masih berjalan hingga November 2020.
Menurutnya, di setiap daya tarik wisata akan dilibatkan UMKM sebagai penyedia suvenir yang akan dijual kepada para peserta.
Ia juga menyebut, program ini sebagai upaya masif pemerintah dalam mempromosikan pariwisata Bali Era Baru kepada masyarakat luar melalui media sosial peserta.
"Kita juga menyiapkan pariwisata Bali untuk menyambut wisman sejalan dengan Pergub Nomor 46 Tahun 2020, dan meningkatkan ekonomi," jelasnya. (*)