Breaking News:

Desa Adat Gulinten Karangasem Gelar Nyepi Adat, Jika Ada Krama Melanggar Didenda 25 Kg Beras

Aktivitas warga yang biasanya dilaksanakan warga sementara dihentikan warga lantaran sedang menggelar upacara keagamaan "Nyepi Adat /Desa".

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
Suasana jalan di Desa Adat Gulinten, Kecamatn Abang, Kamis (3/11/2020). Jalanan terlihat sepi. Yang terlihat hanya pecalang yang menjaga proses nyepi adat. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Jalan sekitar Desa Adat Gulinten, Kecamatan Abang, Karangasem nampak sepi, Kamis (3/12/2020) pagi hingga siang hari.

Rumah warga juga tertutup. Aktivitas warga yang biasanya dilaksanakan warga sementara dihentikan warga lantaran sedang menggelar upacara keagamaan "Nyepi Adat /Desa".

Bandesa Adat Gulinten, I Ketut Sujana, menjelaskan, Nyepi Adat di Desa Gulinten dilaksanakan setiap tahun sekali, tepatnya saat purnama keenam.

Prosesi nyepi dilakukan sehari setelah penyineban, rangkaian upacara pujawali meayu  - ayu yang dilakukan  oleh krama adat yang berjumlah 260 KK.

Baca juga: Gelandang Bali United Sidik Saimima Latihan Bareng Pemain Persebaya Surabaya

Baca juga: 120 Hotel dan Restoran di Badung Telah Dimonitoring Terkait Penggunaan Dana Hibah Pariwisata

Baca juga: Wayan Anom Seorang Difabel Ciptakan Peluang Usaha Manfaatkan Marketplace 

"Nyepi Adat ini merupakan warisan leluhur di Gulinten.  Ini adalah rangkaian dari upacara pujawali meayu - ayu.

Upacara ini dilaksanakan karena krama  mulai memasuki masa tanam. Seperti menanam ketela, jagung, dan lainnya,"jelas Ketut Sujana, Kamis (3/12/2020).

Nyepi Adat di Gulinten di gelar setengah hari. Terhitung dari pukul 07.00 wita sampai 14.00 wita. Berlaku untuk semua krama di Desa Adat Gulinten.

 Prajuru desa tetap menurunkan pecalang untuk menjaga prosesi penyepian.

Harapannya agar krama desa tak  melanggar, dan menjalankan dengan baik.

Setelah prosesi nyepi adat dilaksanakan, krama diperbolehkan beraktivitas  seperti biasanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved