Breaking News:

Pembebasan Lahan Eks Galian C di Klungkung Naik Rp 4 Juta, Jadi Rp 26,5 Juta per Are

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Balai Budaya Klungkung itu, nilai pembebasan lahan di Eks Galian C diputuskan naik 4 juta.

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Lahan Tanah Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Tukad Unda dan Waduk Muara Unda Tahun 2020 kembali dilanjutkan, Senin (7/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan lahan tanah pembangunan prasarana pengendali banjir Tukad Unda dan Waduk Muara Unda Tahun 2020 kembali dilanjutkan, Senin (7/12/2020).

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Balai Budaya Klungkung itu, nilai pembebasan lahan di Eks Galian C diputuskan naik 4 juta.

Dari awalnya Rp 22,5 per are, menjadi Rp 26,5 juta per are.

" Dari hasil musyawarah pertama tanggal 3 Desember lalu, kami lakukan evaluasi dan diskusi dengan tim appraisal.

Baca juga: Material Longsor Tutupi Badan Jalan Menuju Bukit Abah, BPBD Klungkung Lakukan Pembersihan

Baca juga: Insiden Penembakan Pengikut Rizieq Shihab di Jalan Tol, Begini Kronologi Dan Penjelasan FPI

Baca juga: Potongan Tangan Kiri Ditemukan di Tong Sampah, Terkait Penemuan Jasad Korban Mutilasi di Bekasi

Dari hasil penilaian secara objektif dan sesuai peraturan perundang-undangan, ditetapkan nilai pembebasan lahan menjadi Rp 26,5 juta per are," ujar Gubernur Bali I Wayan Koster, Senin (7/12/2020).

Nilai ini lebih tinggi dari musyawarah seblumnya, yang mana tim appraisal menentukan nilai pembebasan lahan Rp 22,5 juta per are.

Dengan kenaikan nilai sampai Rp 4 juta ini, masyarakat pun sepakat dan setuju menandatangani berita acara persetujuan nilai harga pembebasan lahan.

Pembebasan lahan ini selain untuk normalisasi sungai Unda, juga untuk mewujudkan rencana besar Pemprov Bali membangun Pusat Kebudayaan Bali di Eks Galian C Klungkung.

" Dengan ini semoga harapan besar kita semua, membangun Pusat Kebudayaan Bali di Eks Galian C bisa segera teralisasi. Kawasan inti kami target rampung 2023 mendatang," ungkap Koster.

Pembebasan lahan akan dilakukan dua tahap.

Pembebasan lahan untuk wilayah Tangkas, dilakukan Desember 2020.

Sementara wilayah Desa Jumpai dilakukan paling lambat Februari 2021. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved