Breaking News:

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, Keuskupan Agung Jakarta Imbau Umat Katolik Tidak Mudik Natal 

Ketentuan pertama yakni wajib menerapkan dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

KOMPAS.com
Ilustrasi natal. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menjelang hari Natal 2020, Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengimbau seluruh umat Katolik untuk tidak mudik Natal.

Imbauan ini dilakukan mengingat masih adanya pandemi Covid-19 di Indonesia dan dalam rangka mendukung upaya Pemerintah memutus rantai penularan virus Covid-19.

"Kami mengimbau umat Katolik di wilayah Keuskupan Agung Jakarta dan wilayah-wilayah lain di Indonesia, untuk sebisa mungkin tidak perlu mudik, bepergian atau pergi ke tempat keramaian," ujar Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta Romo V Adi Prasojo dalam keterangannya, Minggu (13/12/2020).

"Kita bisa menjalankan silaturahmi Natal secara online saat ini. Tetaplah di rumah demi keamanan dan kenyamanan bersama," sambung Romo Adi Prasojo.

Keuskupan Agung Jakarta menerbitkan Surat Keputusan tentang Penyelenggaraan Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal 2020 di masa Pandemi Covid-19.

Surat Keputusan bernomor 7663.3.5.1.2/2020 Keuskupan Agung Jakarta itu diterbitkan pada Sabtu, 12 Desember 2020.

Melalui Surat Keputusan tersebut, Keuskupan Agung Jakarta menetapkan ibadat dan perayaan Natal 2020 akan dilaksanakan dengan dua cara.

"Pertama secara online atau live streaming di Gereja Katedral maupun di gereja-gereja paroki kita. Kedua ibadat dan perayaan Natal dilakukan secara tatap muka atau offline dengan hadir di gereja," ucap Romo Adi Prasojo.

Keuskupan Agung Jakarta menetapkan sejumlah ketentuan khusus bagi paroki-paroki yang ingin menggelar ibadat Natal secara tatap muka.

Ketentuan pertama yakni wajib menerapkan dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved