18 Ribu Pelanggan PDAM Denpasar Terdampak Banjir Sungai Ayung, Air Keruh dan Saluran IPA Tersumbat
Hujan yang mengguyur Kota Denpasar dan sekitarnya berdampak pada distribusi air PDAM atau Perumda Tirta Sewakadharma Kota Denpasar.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Hujan yang mengguyur Kota Denpasar dan sekitarnya berdampak pada distribusi air PDAM atau Perumda Tirta Sewakadharma Kota Denpasar.
Kurang lebih, sebanyak 18 ribu pelanggan PDAM di Denpasar terdampak.
Selain air baku keruh dan tak bisa diolah, saluran intake juga tersumbat pasir.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubag Humas PDAM Kota Denpasar, I Ketut Jombang Suhendra, Rabu (16/12/2020) sore.
Baca juga: Kasus Fluktuatif, Klungkung Kembali Masuk Zona Orange Covid-19
Baca juga: Wagub Cok Ace: Kebijakan Swab dan Rapid Test Antigen untuk Gapai Sasaran yang Lebih Besar
Baca juga: TNI AD Pun Ikut Turun, Masih Ada Warga di Denpasar & Kuta Selatan yang Abai Protokol Kesehatan
“Hujan tadi pagi menyebabkan sungai Ayung Belusung banjir dan mengakibatkan intake tertutup pasir sehingga Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung mengalami stop produksi,” kata Jombang.
Jombang juga mengatakan, kekeruhan air yang tinggi mengakibatkan air keruh sehingga sulit untuk diolah yang menyebabkan level air di reservoar low level atau kurang dari 200.
Adapun wilayah yang mengalami gangguan yakni Denpasar Barat, Denpasar Utara serta Denpasar Timur bagian utara.
Ia mengatakan, gangguan ini kemungkinan akan terjadi hingga 19 Desember 2020.
“Semoga tanggal 19 Desember 2020 sudah bisa mengalir secara normal,” katanya.
Untuk distribusi air, pihaknya mengaku telah menyiapkan mobil tangki untuk mendistribusikan air ke masyarakat.
“Bagi daerah yang terdampak kami siapkan pendistribusian menggunakan tangki hingga pendistribusian kembali normal,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan ini.
Hal ini murni merupakan akibat kondisi alam yang sulit diprediksi.
Dan jajaran Perumda Tirta Sewaka Dharma akan melaksanakan perbaikan segera mungkin agar pelayanan dapat kembali normal.
Baca juga: Marc Marquez Diragukan Tampil di MotoGP 2021, Sebut Akan Absen 2 Musim
Baca juga: Ridwan Kamil Imbau Pendukung Rizieq Shihab dan Massa FPI Tak Lagi Datangi Kantor Polisi
Baca juga: Teringat Sang Anak Jadi Alasan Tony Ferguson Tak Menyerah Meski Lengannya Terancam Patah di UFC 256