Dinas PUPR Kabupaten Karangasem Normalisasi 4 Sungai di Perubahan 2020
Dinas Pekerjaan Umum serta Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karangasem gelar normalisasi empat badan sungai
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Untuk diketahui, pada tahun 2018, Dinas PUPR Karangasem juga menormalisasi sungai di sembilan titik.
Aliran yang dinormalisasi yakni sungai berhulu dari Gunung Agung.
Seperti Sungai Unda di Sidemen, Sungai Betel, Sungai Pati, Sungai Bah Api, Sungai Rizate, Sungai Nusa, Sungai Liki, Sungai Daya, dan Sungai Barak.
Normalisasi ini digelar untuk mengantisipasi aliran lahar dingin di saat erupsi Gunung Agung.
Aliran sungai yang dinormalisasi dekat tempat ibadah, tempat umum, infrastruktur, dan permukiman.
Sumber dana dari APBD Induk 2018.
Usulan dari warga yang pemukimannya dilalui aliran lahar 1963.
Pria asli Sidemen ini menjelaskan, sembilan paket normalisasi yang dilakukan sekitar awal 2018 anggarannya rata-rata Rp. 180 juta.
Panjang aliran sungai yang dinormalisasi sekitar 300 sampai 400 meter.
Kedalaman 6 meter, serta lebarnya 8 - 11 meter.
Harapannya kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahun.
Dinas PUPR Karangasem juga mengusulkan ke Kementerian PUPR serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Penida untuk menormalisasi sungai besar, atau daerah aliran sungai (DAS) sesuai dengan kajian history 1963.
DAS Sungai Nusa, DAS Buhu, DAS Seringting, Batuniti, DAS Nyuling, dan Peninggungan.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dinas-pupr-karangasem-normalisasi-sungai-menala.jpg)