Gejala Batu Ginjal dan Cara Menyembuhkannya

Batu ginjal endapan keras dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal. Dilansir dari Urology Health, batu ginjal bisa terbentuk ketika

Editor: M. Firdian Sani
Kolase
Ilustrasi sakit ginjal 

TRIBUN-BALI.COM - Batu ginjal endapan keras dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal.

Dilansir dari Urology Health, batu ginjal bisa terbentuk ketika terlalu banyak mineral dan garam di dalam tubuh.

Batu ginjal yang terbentuk bisa berukuran kecil, besar, sampai menyumpal salah satu celah di bagian dalam ginjal.

Baca juga: Liverpool Vs Tottenham, Mourinho Puji-puji Klopp yang Buat The Reds Jadi Tangguh

Batu ginjal berukuran kecil yang berada di ginjal ini umumnya tidak menimbulkan masalah.

Namun, batu yang mengalir ke saluran antara ginjal dan kandung kemih dapat menyumbat aliran urine sampai memicu rasa sakit.

Penderita penyakit batu ginjal umumnya merasakan gejala sakit perut di bagian samping.

Nyerinya tajam terkadang sampai ke tubuh bagian belakang. Rasa sakitnya datang tiba-tiba dan tidak menetap.

Baca juga: Zero Kasus Positif Covid-19, Bupati Buleleng Bayar Kaul Babi Guling di Bondalem

Selain itu, gejala batu ginjal lainnya antara lain:

  • Sering ingin kencing
  • Kencing terasa panas atau nyeri
  • Ada darah di dalam urine
  • Mual dan muntah
  • Bagi pria, ujung penis terkadang sakit

Penyebab batu ginjal bisa berasal dari kebiasaan kurang minum, konsumsi garam dan gula berlebihan, pola makan tinggi protein hewani, gangguan pencernaan, kelebihan berat badan, sampai efek samping obat tertentu.

Penyakit batu ginjal bisa dideteksi lewat pemeriksaan kesehatan rutin dengan tes urine, ultrasonografi (USG), atau CT scan.

Baca juga: 5 Fakta Sukirno Guru Pembuat Soal Anies Selalu Diejek Mega, Dibentak DPRD Jakarta dan Minta Maaf

Sedangkan cara menyembuhkan batu ginjal disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan penyakit.

Berikut beberapa di antaranya:

1. Terapi agar batu ginjal bisa keluar dengan sendirinya

Cara menyembuhkan batu ginjal yang masih berukuran kecil tidak membutuhkan operasi atau tindakan medis tertentu.

Melansir Mayo Clinic, untuk menunjang proses penyembuhan penyakit ini, Anda perlu minum air putih setidaknya dua sampai tiga liter per hari.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved