Breaking News:

Kebijakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai di Bali Diawali dari Kawasan Pariwisata

Pemprov Bali mendukung kebijakan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dari Pemerintah Pusat

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dokumentasi Pemprov Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster mengikuti acara public launching kendaraan bermotor listrik berbasis baterai via daring dengan pemerintah pusat dari rumah jabatannya, Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (17/12/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mendukung kebijakan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dari Pemerintah Pusat. 

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan, pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Pulau Dewata rencananya bakal diawali untuk area kawasan pariwisata, seperti Sanur, Ubud dan Kuta.

Untuk daerah Denpasar telah dikoordinasikan untuk segera dilaksanakan secara bertahap.

“Kami di Bali sangat mendukung kebijakan ini karena sejalan dengan filosofi dan kearifan budaya lokal untuk membangun alam yang bersih dan ramah lingkungan. Mohon dukungan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan,” kata Koster pada acara public launching kendaraan bermotor listrik berbasis baterai via daring dengan Pemerintah Pusat dari rumah jabatannya, Jaya Sabha, Denpasar, Bali, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Ramalan Zodiak Sabtu 19 Desember 2020: Aquarius Merasa Sangat Bahagia, Bagaimana Zodiakmu?

Baca juga: Lampu Wifi Corner di Areal Lapangan Alit Saputra Diduga Sengaja Dirusak, Diskominfo Minta Hal Ini

Baca juga: Ketimpangan Ekonomi Bali Perlu Diperbaiki, Koster Sebut 2021 Akan Mulai Menata 

Koster menuturkan, dalam menyukseskan penerapan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai telah dikeluarkan regulasi berupa Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 45 tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih.

Melalui regulasi ini keseluruhan energi dari hulu sampai hilir akan dirancang sebagai energi bersih.

Selain itu, juga telah diundangkan Pergub Nomor 48 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang diterbitkan tanggal 5 November 2019.

“Sedianya kami berencana merealisasikan kebijakan-kebijakan itu pada tahun ini. Tapi terkendala pandemi, kami baru bisa fokus pada pembuatan SOP dari pelaksanaan KBLBB di Bali,” kata Koster.

Guna memulai berbagai upaya riil penerapan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Pulau Dewata telah diawali dengan percontohan kegiatan uji coba bus listrik pada kawasan strategis pariwisata nasional.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved