Berita Terkini Tabanan
Cerita Wayan, Pawang Ular dari Tabanan, Panggilan Mendadak Setiap Hari, Tangkap King Cobra 3,2 Meter
ia mendapatkan tiga panggilan mendadak bahkan lebih setiap harinya dari berbagai wilayah di Tabanan
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Kambali
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Wayan Laksana Kartika alias Wayan Cobra merupakan salah satu dari beberapa penakluk ular yang berasal dari Kabupaten Tabanan, Bali.
Sedikitnya ia mendapatkan tiga panggilan mendadak bahkan lebih setiap harinya dari berbagai wilayah di Tabanan untuk menjinakkan ular yang kerap masuk rumah warga.
Terlebih lagi, pada bulan November-Januari mendatang adalah musim berkembangbiak ular.
Baca juga: Arti Mimpi Ular Masuk Rumah Pertanda Datangnya Cobaan dalam Rumah Tangga, Bisa Jadi Perceraian
Pada musim ini, ia lebih banyak menghadapi ular berbisa yaitu ular king cobra.
Wayan Cobra menuturkan, menjadi pawang ular sangat butuh keberanian dan kehati-hatian.
Terlebih lagi menghadapi ular berbisa tinggi.
Beruntung ia memang sejak kecil tak pernah takut dengan ular.
Baca juga: Seekor Ular Kobra Sepanjang 1,5 Meter Memasuki Rumah Warga di Denpasar Dini Hari Tadi
Dalam sehari ia tak menentu mendapat "panggilan" dari warga yang rumahnya kemasukan ular.
Yang jelas setiap harinya ia pasti menerima telepon untuk diminta membantu menghadapi ular.
Terakhir, pria berusia 50 tahun ini berhasil menangkap ular King Kobra dengan panjang 3,2 meter di daerah Bajra, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali.
Saat itu, ular berbisa tersebut sedang bertelur memiliki sarang dengan jumlah telur mencapai 56 butir.
Selanjutnya ia pun membawanya ke tempat penangkaran di Bali Reptile Rescue (BRR) di Desa Gumrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali.
Baca juga: Merinding, Seekor Ular Kobra Berhasil Ditangkap di Bawah Kasur Warga di Sidakarya Denpasar
"Terkahir sekitar 3 harian lalu, saya tangkap ular cobra dengan panjang 3,2 meter. Saat itu di sarangnya sudah memiliki telur sekitar 56 butir. Karena memang bulan akhir tahun ini musim dari berkembangbiaknya ular," tutur pria asal Banjar Beng, Desa Tunjuk, Tabanan ini.
Di akhir tahun ini, memang merupakan musim ular berkembangbiak.
Sehingga tak heran, belakangan ini banyak masyarakat yang kerap melihat, menemukan dan bertemu dengan anakan cobra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wayan-cobra-saat-melakukan-penaklulan-ular-jenis-king-kobra-di-kabupaten-tabanan.jpg)