Penanganan Covid

Mulai 24 Desember 2020, Satpol PP Gianyar Jaga Ketat Objek Wisata di Gianyar

Satpol PP Gianyar bersama petugas gabungan TNI dan Polri akan mulai menjaga secara ketat objek wisata di Kabupaten Gianyar

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Foto: Satpol PP Gianyar bersama TNI dan Polri saat meninjau persiapan objek wisata dalam menyambut pengunjung sesuai dengan protokol kesehatan belum lama ini.  

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam menindaklanjuti surat edaran (SE) Gubernur Bali, Satpol PP Gianyar bersama petugas gabungan TNI dan Polri akan mulai menjaga secara ketat objek wisata di Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (24/12/2020).

Di mana pengawasan secara ketat ini dilakukan sampai 4 Januari 2021 atau saat berakhirnya libur panjang akhir tahun. 

Kasatpol PP Gianyar, Made Watha mengatakan, sebelum menggelar pemantauan secara ketat per 23 Desember hingga 4 Januari 2021 nanti, pihaknya telah melakukan kontrol ke beberapa objek wisata di Kabupaten Gianyar bersama kepolisian dan TNI.

Baca juga: Sidak Masker di Jalan Imam Bonjol Denpasar, Jaring 21 Pelanggar

Baca juga: Kerja Sama 2 Hotel untuk Isolasi Mandiri Covid-19 Berakhir, Pemkab Gianyar Tunggu Koordinasi Pemprov

Baca juga: Sambut Tahun 2021, SMP di Gianyar Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Dalam hal ini, ia memastikan, setiap objek tersebut telah menyediakan fasilitas protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, pembatasan jumlah pengunjung, dan sebagainya. 

"Sebelumnya sudah kita kontrol dan besok (24/12/2020) dengan tim gabungan (TNI, Polri dan Pecalang) mulai diperketat langsung sampai dengan tanggal 4 Januari 2021," ujarnya, Rabu (23/12/2020).

Terkait teknis pengawasan ketat tersebut, Watha mengatakan, diperketat dalam penerapan 3M.

Selain itu, memastikan setiap objek wisata menerapkan protokol kesehatan.

Terkait objek wisata terbuka seperti pantai, kata Watha, tempat tersebut akan dijaga ketat oleh pecalang adat setempat.

Di tempat demikian, pihaknya hanya melakukan pemantauan.

Terkait teknisnya, itu dilakukan pihak pecalang.

"Terkait pantai, itu ranahnya pecalang. Kami hanya memantau. Sementara di objek wisata pemandian, seperti Tirta Empul, nanti kita batasi orangnya, tidak boleh berdesakan," ujarnya.

Watha mengimbau, setiap pengelola objek wisata, baik dikelola desa adat, swasta atau Pemerintah, wajib menjalankan protokol kesehatan.

Jika terjadi pelanggaran, pihaknya akan memberikan tindakan tegas.

"Sejauh ini di Gianyar tidak ada instruksi menutup objek wisata. Sebab antara ekonomi dan kesehatan itu harus tetap jalan. Karena itu, kami meminta supaya objek- objek wisata menerapkan protokol kesehatan, kalau tidak bisa saja kami ambil tindakan tegas, tutup objeknya," ujarnya.(*).

Catatan Redaksi: Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Bali mengajak seluruh Tribunners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved