Natal dan Tahun Baru

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pos Pencarian dan Pertologan Jembrana Gelar Operasi Laut

Memasuki perayaan Hari Raya Natal umat Kristiani dan menjelang tutup tahun 2020, Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana menggelar operasi laut.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Petugas pos pencarian dan pertolongan Jembrana menggelar operasi laut, Kamis (24/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Memasuki perayaan Hari Raya Natal dan menjelang tutup tahun 2020, Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana menggelar operasi laut.

Operasi laut ini digelar Kamis (24/12/2020) pagi tadi.

Petugas Pos pencarian dan pertolongan menyisir kawasan Gilimanuk melalui Dermaga Waterbee.

Kepala Pos Pencarian dan Petolongan Dewa Hendri mengatakan, kegiatan patroli laut ini dalam rangka siaga l khusus Nataru.

Baca juga: Jadwal dan Panduan Ibadah Misa Natal & Tahun Baru di Gereja Katedral Denpasar

Baca juga: 212 Warga Binaan Pemasyarakatan se-Bali Diusulkan Mendapat Remisi Natal

Baca juga: Cek Pelabuhan Gilimanuk Masa Nataru, Kapolda Bali : Bali Siap Sambut Wisatawan 

Pihaknya menerjunkan sebanyak lima orang personel.

Ada tiga personel dari Basarnas, kemudian anggota potensi sar radio 115 2 orang, dan BMKG 1 orang menggunakan RIB 01 Gilimanuk.

“Ya operasi ini kami gelar sebagai bagian dari operasi khusus Nataru,” tegasnya.

Dijelaskannya, bahwa pihaknya berencana juga melakukan ini berkoordinasi dengan pihak Polairud.

Baca juga: Seluruh Gereja di Tabanan Bali Batasi Jumlah Umat Saat Ibadah Natal

Baca juga: Selama Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Pertamina Imbau Masyarakat Terapkan 3M di SPBU 

Baca juga: ASN Dilarang Bepergian Selama Libur Natal dan Tahun Baru

 

Mereka akan menyisir wilayah dari ujung barat hingga timur sepanjang pantai Kabupaten Jembrana dan bersiap di perbatasan laut wilayah teritori Pulau Bali atau kabupaten.

Patroli ini menangkal juga segala bentuk bahaya dan kemungkinan adanya ancaman.

Kemudian juga terutama untuk siaga dalam penyelamatan terhadap kecelakaan laut atau musibah lainnya.

“Rencana dari Polair keluar juga menggunakan speed boat, untuk pemantauan wilayah,” bebernya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved