Berita Badung

Kejari Badung Musnahkan Rp 19,6 Miliar Lebih Barang Bukti Narkotika dari 152 Perkara

Kejaksaan Negeri Badung melaksanakan pemusnahan barang bukti dari 152 perkara yang selama ini diproses selama tahun 2020.

Istimewa
Kejaksaan Negeri Badung saat melakukan pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kejaksaan Badung, Senin (28/12/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kejaksaan Negeri Badung melaksanakan pemusnahan barang bukti dari 152 perkara yang selama ini diproses selama tahun 2020.

Pemusnahan barang bukti pun dilakukan sebelum menyambut pergantian Tahun di 2020, pada Senin (28/12/2020).

Kegiatan pemusnahan tersebut sesuai dengan tugas pokok Kejaksaan sebagai Institusi yang mempunyai wewenang dalam penuntutan perkara.

Baca juga: Dinilai Meresahkan Warga, Satlantas Polres Klungkung Sita Kendaraan dengan Knalpot Brong

Baca juga: Bubarkan Tajen di Desa Munggu, Polres Badung Tangkap Dua Orang Penyelenggara

Baca juga: Patroli Dialogis Desa Dauh Puri Kaja, Ingatkan Warga Disiplin Prokes 3 M

Selain itu juga sebagai institusi yang mempunyai wewenang dalam melaksanakan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Kepala Kejaksaan Negeri Badung I Ketut  Maha Agung S.H.,M.H. mengatakan pada kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, yang  dimusnahkan terdiri dari 152 perkara tindak Pidana Narkotika yang sudah diputus dan berkekuatan hukum tetap.

Semua itu kasus dari bulan Januari 2020 sampai dengan bulan November 2020.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Sukawati, Dua Tewas, Dua Dirawat di RS

Baca juga: Perempuan Muda Ditemukan Tewas di Dalam Rumah di Denpasar, Ditemukan Tusukan Mirip Belati

Baca juga: Nenek Rampin Masih Belum Ditemukan, Tim Gabungan Fokus Sisir Tebing dan Sungai 

"Untuk narkoba ada sebanyak 1.809,4 gram ganja, ekstasi ​1.227,24 gram, sabu-sabu ​8.137,66 gram dan kokain 1.697,2 Gram," ujarnya.

Pihaknya pun mengatakan, semua barang bukti narkotika tersebut, jika diuangkan diperkirakan  sebesar Rp 19.685.346.000.

Selain pemusnahan barang bukti berupa narkotika, juga ada barang bukti lainnya seperti handphone berbagai merk sebanyak 99 Unit, Timbangan Elektrik berbagai merk sebanyak 22 Buah dan Bong / alat hisap sabu sebanyak 29 buah.

Baca juga: 5.583 Kendaraan Masuk Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk Jelang Pergantian Tahun

Baca juga: Menparekraf Minta Seluruh Pemangku Kepentingan Solid Bangkitkan Parekraf di Tengah Pandemi 

"Jadi Semua itu kita musnahkan karena perkaranya sudah selesai. Bahkan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap," bebernya

Lebih lanjut Maha Agung mengatakan, sebagai satuan kerja yang baru saja memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani Tahun 2020 pada waktu lalu, Kejaksaan Negeri Badung akunya akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Selain itu akan selalu ikut menjaga keamanan wilayah Kabupaten Badung dengan menangani perkara-perkara narkotika serta tindak pidana lainnya.

"Jika ada perkara-perkara nanti akan kami proses dengan profesional untuk memberikan efek jera kepada pelaku-pelaku tindak pidana," ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa di masa pandemi virus corona ini, aksi kejahatan semakin meningkat, untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat  agar selalu waspada dan peduli dengan lingkungan sekitar 

"Mari kita bersama - sama melindungi generasi muda dan anak cucu kita dari bahaya narkotika. Serta selalu berkata Tidak dengan sesuatu yang namanya Narkotika," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved