Human Interest Story
Pasca Lepas Masa Jabatan, Made Gianyar Bakal Kembali Jadi Dosen
Masa jabatan Made Gianyar sebagai Bupati Bangli akan berakhir pada 17 Februari 2021 mendatang. Sebelum masa pensiun, pria asal Desa Bunutin, Kintamani
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Pihaknya menegaskan bukan menampikkan pariwisata, tetapi pondasi pertanian itu harus menjadi pondasi utama yang harus digerakkan, diikuti pariwsiata.
“Sehingga saya berharap pak gubernur, berikutnya juga penentu-penentu kebijakan di Bali ini jangan tinggalkan pertanian untuk pariwisata. Tetapi pariwisata dan pertanian berjalan seiring seirama. Sehingga konsepnya karena pariwisata harus jalan, pertanian (juga) harus jalan, ya arahnya ke back to nature. Ecotourism, agrowisata, sehingga alamnya tetap asri. Disatu sisi ada tumbuhan, disisi lain ada beton. Mungkin kedepan lingkungan alam, penyakit akan bisa tereliminasi karena heterogenitas,” ungkapnya.
Sedangkan disinggung ketertarikan untuk kembali terjun ke dunia politik pasca lengser dari jabatan Bupati, Gianyar mengaku akan pensiun.
Namun ia tetap memberikan kontribusi salah satunya dengan memberikan proses edukasi politik kepada masyarakat.
“Ketika saya tidak menjadi politisi, tetapi saya menyarankan orang untuk berpolitik yang baik, beretika, sopan santun, mungkin masyarakat akan lebih percaya kepada saya. Daripada saya mengajarkan edukasi politik ketika saya masih menjadi politisi,” ujarnya.
Gianyar menilai saat ini banyak orang berbicara politik praktis namun pendidikan politik sangat kurang dilakukan.
Padahal KPU merupakan lembaga permanen. Oleh sebab itu dengan kembalinya ia ke dunia kampus, Gianyar berharap bisa bekerja sama dengan KPU untuk memberikan pendidikan politik.
“Sehingga nanti saya fakultas hukum, ada pengabdian kepada masyarakat, kan tidak hanya penyuluhan hukum saja. Tetapi bagaimana membangun kesadaran politik masyarakat, sehingga politik kedepan bisa lebih baik."
"Dan ketika saya menyampaikan seperti itu, saya tidak sebagai pelaku, mungkin masyarakat bisa memandang lebih objektif dan saya bisa berbicara lebih idealis. Karena dunia ini harus dasarnya idealisme dan dari idealisme itu diwujudkan menjadi realisme,” paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-bangli-made-gianyar-1.jpg)