Terpengaruh Miras Saat Malam Pergantian Tahun Baru 2021, Warga Ini Terlibat Keributan di Klungkung
Meskipun malam pergantian tahun baru 2021 dilakukan pembatasan ketat, keributan antar warga karena pengaruh minuman miras atau miras
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Meskipun malam pergantian tahun baru 2021 dilakukan pembatasan ketat, keributan antar warga karena pengaruh minuman miras atau miras masih terjadi di Kabupaten Klungkung, Bali.
Polsek Klungkung saat malam pergantian tahun, mengamankan beberapa warga yang terlibat perkelahian karena terpengaruh minuman beralkohol.
Kapolsek Klungkung I Nyoman Suparta menjelaskan, perkelahian antar warga itu terjadi di Jalan Raya Setyaki, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Klungkung, Kamis malam (31/12/2020) sekitar pukul 23.00 Wita.
Bermula saat cekcok mulut antara I Gede A (26) warga Jalan Wekundara, Semarapura Keloda Kangin dan kawan-kawannya di tempat kejadian perkara di Jalan Setyaki.
Mengetahui keributan itu, Wayan W (47) asal Jalan Baladewa, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin
yang kebetulan berada di dekat lokasi berusaha melerai keributan itu.
"Namun dalam melerai, Wayan W juga dalam pengaruh akkohol, sehingga melerainya dengan mendorong. Ini lah yang menyebabkan kesalahpahaman," ujar Nyoman Suparta, Jumat (1/1/2021).
Baca juga: Oknum TNI AL dan Warga Terlibat Perkelahian, Anggota Polisi Melerai Malah Dicaci Maki dan Dihajar
Baca juga: Duduk Perkara Cekcok Bansos Berujung Perkelahian Warga Hingga Viral, Camat Bela Ketua RT
Baca juga: Diduga Karena Dendam Lama, Dua Pria Asal Petang Terlibat Perkelahian, Korban Alami Luka Serius
Kejadian itu ternyata disaksikan oleh Putu S (34), yang merupakan kakak dari I Gede A.
Tidak terima atas perlakuan ke adiknya, Putu S lalu menghampiri Wayan W.
Tak pelak terjadilah cekcok mulut antar keduanya.
"Keduanya (Putu S dan Wayan W) sempat cekcok mulut, dan saling dorong, sampai keduanya terjatuh," ungkap Suparta.
Kadek G (40) warga Jalan Wekundara, yang merupakan sepupu dari Wayan W tak terima.
Ia mengira sepupunya itu dikeroyok. Ia pun spontan mengambil senjata tajam cerurit, namun Gede A dan Putu S telah kabur.
"Menerima adanya laporan itu, personel Polsek Klungkung dan pecalang Banjar Gunung Hyang segera mendatangi tkp, dan mengamankan kedua pihak ke Polres Klungkung saat dini hari," jelas Suparta.
Sejumlah Area Publik Ditutup
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pencuri-sesari-berkelahi.jpg)