Berita Denpasar

Pendapatan Tukang Sewa Pelampung di Pantai Sanur Menurun 75 Persen Saat Libur Nataru

Walaupun dalam situasi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) namun penyewaan pelampung di Pantai Sanur, Denpasar mengalami penurunan.

Tribun Bali/Putu Supartika
Pemilik penyewaan pelampung Wayan Korma saat menunggu pengunjung yang ingin menyewa pelampung, Minggu (3/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Walaupun dalam situasi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) namun penyewaan pelampung di Pantai Sanur, Denpasar mengalami penurunan.

Hal ini karena dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Bahkan, jika dibandingkan dengan libur Nataru tahun lalu, tahun ini penurunan terjadi hingga 75 persen.

Hal tersebut dituturkan oleh pemilik penyewaan pelampung, Wayan Korma (46).

Baca juga: Pemprov Bali Siapkan Alat Penyimpanan Vaksin Covid-19, Dari Cold Room hingga Kulkas

Baca juga: Berikut Cara Untuk Cek Status Penerima Vaksin Covid-19 via pedulilindungi.id

Baca juga: Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Satgas Enforce Klungkung Patroli Kerumunan Pagi Sampai Malam

"Sekarang sepi karena Covid-19. Tidak banyak orang yang berkunjung ke sini walaupun libur," kata Korma yang diwawancarai, Minggu (3/1/2021).

Korman menyebut, saat libur Nataru tahun lalu, dalam sehari ia mendapat penghasilan Rp 400 ribu perhari.

Akan tetapi, pada liburan kali ini ia hanya memperoleh paling banyak Rp 100 ribu perhari.

Baca juga: Komisi Perlindungan Anak Bali Temui Tersangka Kasus Pembunuhan Teller Bank di Denpasar

Baca juga: Lahir Minggu Wage Wayang, Teliti dan Banyak Rejeki, Nikmati Hidup Mewah Saat Umur Segini

Baca juga: Anggota Komisi III DPR Minta Maklumat Kapolri soal Konten FPI Direvisi, Ini Alasannya

Apalagi saat ini banyak jasa penyewaan serupa di pantai yang membuat dirinya harus bersaing.

Ia yang memulai jasa penyewaan sejak 3 tahun lalu ini, mengaku ia baru buka sejak 3 bulan lalu.

Sebelumnya, selama 4 bulan ia tutup karena tak ada pengunjung pantai.

Untuk satu pelampung ini, ia menyewakannya seharga Rp 10 ribu.

Baca juga: Dekan di IPB: Kandungan Vitamin Daun Kelor Lebih Baik dari Jeruk dan Wortel

Baca juga: Rumah Gemuk Bali, Glasshouse Cafe yang Instagramable di Bedugul Tabanan

Menurutnya, pendapatan maksimal yang ia peroleh selama libur Nataru terjadi tanggal 1 Januari 2021.

"Hari itu yang paling banyak datang ke sini. Dapat Rp 100 ribu," kata lelaki asli Sanur ini.

Penyewaan miliknya ini mulai buka pukul 06.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita.

"Ada yang nyewa atau tidak, selama 12 jam saya taruh saja pelampungnya di sini. Siapa tahu ada satu dua yang menyewa," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved