Breaking News:

Berita Bali

Datangkan Omzet Fantastis Rp 1,6 M, Pemprov Bali Perpanjang Pameran UMKM Bali Bangkit

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memperpanjang pelaksanaan Pameran Bali Bangkit di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Denpasar, Bali.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Meiga Collection yang merupakan UMKM Binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) menunjukkan produk sandal kulit dalam pameran Bali Bangkit di Art Center, Denpasar, Rabu (23/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memperpanjang pelaksanaan Pameran Bali Bangkit di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Denpasar, Bali.

Pameran untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) itu dilaksanakan lagi dari 3 sampai 15 Januari 2021, setelah pameran tahap pertama mendatangkan omzet hingga miliaran rupiah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta, mengungkapkan sebelumnya Pameran Bali Bangkit dilaksanakan dari 4 sampai 31 Desember 2020.

Melihat respons atau animo dan manfaatnya yang cukup bagus maka pameran tersebut diputuskan untuk diperpanjang.

Baca juga: Bali Siapkan 4 Cold Room untuk Penyimpanan Vaksin Covid-19, Masyarakat Biasa Baru Divaksin April

Baca juga: Pemprov Bali Perpanjangan Pameran UMKM Bali Bangkit di Taman Budaya hingga 15 Januari 2021

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas UMKM di Tahun yang Sulit Melalui Program Rumah BUMN Denpasar

"Jadi Ketua Dekranasda, Ibu Gubernur, bersama kita (Disperindag) perpanjangan lagi. Sementara kita coba sampai tanggal 15 dulu. Kalau responnya bagus kemungkinan kita perpanjang lagi," kata Jarta saat dihubungi Tribun Bali, Minggu (3/1/2021).

Saat perpanjangan, tenant yang mengikuti pemeran ada yang mengalami pergantian, namun ada juga yang masih tetap mengikuti.

"Kita melihat yang mana feasible. Ini kan tujuannya edukasi juga kan. Jadi yang baru kita tarik biar melihat bagaimana cara berpameran, gimana cara berproduksi. Kalau kita total ganti kan tidak ada edukasinya," jelasnya.

Jarta menuturkan, pameran yang sebelumnya berlangsung dari 4 hingga 31 Desember 2021 telah mendatangkan omzet yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp 1,6 miliar lebih.

"Itu selama dua tahap. Tahap pertama dua minggu, tahap kedua dua minggu, kalau kita total Rp 1,6 (miliar) sekian," kata dia.

Mengingat pameran dilaksanakan pada saat kondisi pandemi Covid-19 dan telah mendatangkan omset sebesar Rp 1,6 miliar, dirinya menilai pameran ini cukup efektif.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved