Breaking News:

UPDATE Kasus Surat Swab Test Palsu, Selain Selebgram di Bali, Polda Metro Tangkap Dua Mahasiswa Lain

Dua pelaku lainnya sudah menjual surat hasil tes swab palsu itu lewat media sosial, ke dua orang dengan harga Rp 650.000 per satu surat.

Editor: Kander Turnip
istimewa
Benny Haryono (kiri) mendampingi selebgram R (tengah), salah satu tersangka kasus dugaan jual beli surat swab test PCR palsu, saat proses pemeriksaan di Bali sebelum diterbangkan ke Jakarta oleh pihak Polda Metro Jaya. 

UPDATE Kasus Surat Swab Test Palsu, Polda Metro Tangkap Tiga Mahasiswa, Termasuk Selebgram di Bali

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kasus jual beli surat swab test PCR palsu yang melibatkan selebgram R yang ditangkap Polda Metro Jaya di Bali memasuki babak baru.

Bukan hanya R yang inisial aslinya EAD (22), jajaran Polda Metro Jaya juga menangkap MHA (21) di Bandung Jawa Barat, dan MAIS (21) di Jakarta.

Jajaran Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap ketiga pria yang merupakan mahasiswa tersebut, yang diduga memalsukan surat hasil tes swab PCR untuk keperluan penerbangan.

Satu pelaku bahkan berhasil mengelabui petugas bandara Soekarno-Hatta dengan surat hasil tes swab PCR palsunya untuk terbang ke Bali.

Sementara dua pelaku lainnya sudah menjual surat hasil tes swab palsu itu lewat media sosial, ke dua orang dengan harga Rp 650.000 per satu surat.

Kasus ini terbongkar usai viral di media sosial adanya surat hasil tes swab PCR palsu, yang diunggah salah satu influencer Tirta Mandira Hudhi alias Dokter Tirta di akun medis sosialnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polda Metro Tangkap Selebgram di Bali Terkait Postingan Swab Test Palsu

Baca juga: Selebgram Diamankan di Bali Diduga Ikut Sebarkan Penjualan Tes PCR Palsu, Pernah Dilaporkan dr Tirta

Baca juga: Kasus Selebgram Jual Surat Hasil Swab Test Palsu yang Ditangkap di Bali, Polda Bantu Fasilitasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, mereka mengunggah promosi pembuatan keterangan hasil SWAB atau PCR, tanpa harus melakukan pemeriksaan dengan harga tarif Rp 650 ribu.

"Di akun mereka tulis 'yang mau PCR cuma butuh KTP ga usah SWAB benaran. 1 jam jadi, bisa dipake di seluruh Indonesia ga cuma di Bali. Dan tanggalnya bisa dipilih H-1/H-2, 100 persen lolos testimoni 30+'," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (7/1/2021).

Menurut Yusri, di akun instagram MHA @handsday juga mengunggah pengiriman file PDF hasil pemeriksaan SWAB atau PCR yang menampilkan 3 file, menggunakan logo dari Bumame Farmasi.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved