Berita Denpasar
Lahirnya Sebuah Inisiatif Yayasan We Love With Love
Prihatin Dengan Kondisi UMKM Dan Seniman Di Masa Pandemi, Yayasan We Love With Love Akan Segera Launching Digital Aset We Love With Love.
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Noviana Windri
Menandai inisiatif ini, We Love With Love juga mengajak seniman Bali untuk membuat suatu pentas tari yang sarat akan makna kehidupan yang merupakan suatu perenungan dan penyembuhan dari kondisi terpuruk saat ini.
Baca juga: Menparekraf Luncurkan Program We Love Bali, Libatkan 4.800 Peserta Masyarakat Bali
Pentas tari ini akan menjadi prosesi acara launching Yayasan We Love With Love secara virtual live streaming melalui channel YouTube We Love With Love langsung dari Bali pada Sabtu (16/1/2021) pukul 12.00 WITA.
Acara akan berlangsung selama satu jam dengan menampilkan Tarian yang diberi judul Lampah Nini.
Tarian ini merupakan perpaduan pertama kalinya antara seorang Maestro Tari Tradisional Bali Ni Ketut Arini yang berusia 77 tahun dan seorang Koreografer Kontemporer Muda I Komang Adi Pranata yang adalah sebuah Perjalanan dan Refleksi Hidup Manusia terutama di masa pandemi.
“Harapannya dengan dilaunchingnya We Love With Love ini pastinya kami ingin memberikan awareness kepada masyarakat, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar Indonesia karena kita tahu bahwa banyak di luaran sana yang mengenal Indonesia. Dan kami berharap Indonesia bisa dikenal dari segi potensi perekonomiannya dan tentunya budaya,” kata Novi Rolastuti sebutnya pada Rabu (6/1/2021).
Dan setelah launching, pada hari yang berbeda akan digelar lelang produk kerajinan, lukisan, kaus dan masih banyak lagi yang hasilnya akan didonasikan kepada para pengrajin dan seniman di Bali yang terdampak pandemi.
Serta Yayasan We Love With Love akan memberikan giveaway bagi 100 donatur pertama berupa kaus dengan desain lukisan Maestro I Dewa Putu Sena dari Ubud Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Novi Rolastuti menuturkan bahwa kedepannya pihaknya akan melakukan gerakan We Love With Love ini ke berbagai daerah lainnya di Indonesia sehingga pihaknya bisa semakin membantu para UMKM berbasis seni, budaya, pariwisata dan lingkungan dalam menghadapi masa pandemi ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/novi-rolastuti-2.jpg)