Penanganan Covid

Tahapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Teknologi Aplikasi Hingga Babinsa Dikerahkan

Tahapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Teknologi Aplikasi Hingga Babinsa Dikerahkan, Wanita Hamil dan Ibu Menyusui Tak Bisa Divaksinasi

Istimewa
Pendistribusian Vaksin Covid-19 tahap II di Pulau Bali, pada Kamis (7/1/2021) - Tahapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Teknologi Aplikasi Hingga Babinsa Dikerahkan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Asisten Bidang Operasi Kasdam IX/Udayana Letnan Kolonel Wayan mewakili Asops Kolonel Inf Rachmad Zulkarnaen mengikuti rapat koordinasi membahas vaksin Covid-19 yang telah didistribusikan ke daerah-daerah di Indonesia salah satunya wilayah teritorial Kodam IX/Udayana.

Letkol Wayan bersama 7 pejabat Kodam IX/Udayana lainnya mengikuti dari Ruang Yudha Puskodalops Kodam IX/Udayana, Jalan Dauh Puri Kangin No. 01, Denpasar, Bali, Kamis (7/1/2021).

Pada kesempatan itu, sebagaimana dipaparkan Asops Kasad, dilaporkan bahwa vaksin yang sudah tersebar ke seluruh Indonesia sampai dengan Rabu (6/1/2021) berjumlah 842.280.

"Yang hari ini masih dalam proses pendistribusian ke daerah-daerah lagi, nanti akan kita hitung lagi jumlahnya yang sudah distribusikan sampai hari ini," terang Waasops Kasdam IX/Udayana melalui keterangan tertulis kepada Tribun Bali sebagaimana dipaparkan Asops Kasad dalam vidcon yang diikuti pejabat Kodam IX/Udayana.

Baca juga: Sikap Tenaga Kesehatan Sambut Vaksinasi Covid-19, Ada yang Takut dan Sebagian Masih Ragu

Baca juga: Vaksinasi Targetkan 3 Juta Penduduk Bali, Dinkes Kembali Terima Vaksin Sinovac 20 Ribu Dosis

Baca juga: Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Susun Skema Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Sementara itu, prajurit TNI diberikan pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi dalam mendukung tahapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Ini sudah menjadi tugas kita, dan juga yang harus benar-benar di pahami oleh personil kita jadi harus kita kerjakan dengan sebaiknya," jelasnya.

Lanjutnya, untuk seluruh personel TNI AD agar mematuhi segala petunjuk pimpinan atas penyaluran vaksinasi kepada masyarakat.

"Terutama untuk para Babinsa di wilayahnya lebih diberikan wawasan lagi kepada warga binaannya tentang vaksinasi ini, ini sudah program Pemerintah jadi kita harus ikut mendukung dan memfasilitasi demi kelancaran dan kesehatan masyarakat kita," paparnya.

Lanjut Waasops, untuk penyaluran vaksin kepada masyarakat bakal dilakukan memakai aplikasi Babinsa/Babinkamtibnas.

Aplikasi ini dibuat Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan teknis verifikasi nomor HP, Capil/KTP, Kartu Indonesia Sehat.

"Yang penting data masyarakat sudah tercantum di Pusat, hanya yang membedakan sistem verifikasinya saja, id log in nya bisa lewat nomor Hp, KTP/Capil/KIS," jelasnya.

Lebih jauh, Letkol Wayan menerangkan, sistem distribusi vaksin bakal dimulai dari Dinas Kesehatan Provinsi ke Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten dan seterusnya sampai ke masyarakat.

"Vaksin ini gratis apabila kita mengikuti aturan, seperti verifikasi melalui WA/SMS, itu adalah bukti/kode untuk orang tersebut melakukan vaksin, apabila mereka tidak datang atau tidak inisiatif laporan berarti nanti vaksinnya di luar program ini, dan pasti bayar karena mandiri," jelas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Penanganan Covid
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved