Breaking News:

Berita Bangli

Perselingkuhan Pria & Oknum Wanita Pegawai RS di Bangli - MLD Terkonfirmasi Positif Covid-19 

MLD, oknum pegawai salah satu rumah sakit di Bangli yang terjerat kasus dugaan perzinahan, kabarnya terpapar Covid-19.

Dok.Polsek Kota Bangli
Skandal perselingkuhan pria dan oknum pegawai RS di Bangli, terduga terlapor AGU dan MLD ketika menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kota Bangli, Rabu (6/1/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - MLD, oknum pegawai salah satu rumah sakit di Bangli yang terjerat kasus dugaan perzinahan, kabarnya terpapar Covid-19.

Wanita 29 tahun itu pun juga dikabarkan wajib menjalani karantina terpusat. 

Kabar tersebut dibenarkan oleh Humas Gugus Tugas Percepatan Penaggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, saat dikonfirmasi Sabtu (9/1/2021).

Pihaknya mengatakan bahwa nama wanita empat anak tersebut, tercatat pada daftar warga yang terkonfirmasi positif virus corona pada Jumat (8/1/2021).

"Iya benar. Yang bersangkutan terkonfirmasi positif setelah memeriksakan diri ke Puskesmas Bangli. Namun mengenai kronologi lengkapnya kami masih mencari informasi. Terutama kenapa dia melakukan swab," ucapnya. 

Baca juga: Perselingkuhan Ibu 4 Anak dan Pria Beristri di Bangli, Kerap Tak Sadari Masuk Jebakan

Dirgayusa juga mengatakan, selain wanita 29 tahun tersebut, juga terdapat lima orang lainnya asal Kelurahan Cempaga, Bangli yang juga terkonfirmasi positif di hari yang sama.

Antara lain dua orang laki-laki berusia 60 tahun dan 36 tahun, dua orang perempuan berusia 56 dan 45 tahun, serta seorang balita laki-laki berusia 1 tahun. 

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah empat orang dewasa yang terkonfirmasi positif itu memiliki hubungan dengan MLD.

Sedangan pasien balita satu tahun, Diragayusa menegaskan tidak ada hubungan dengan MLD, lantaran pengembangan dari klaster keluarga yang lain. 

Mengenai tindak lanjutnya, Dirgayusa memastikan jika pihak-pihak yang merupakan kontak erat MLD akan ditracing.

Hanya saja, pria asal Desa Demulih, Susut itu belum mendapatkan data lebih lanjut dari Dinas Kesehatan perihal jadwal tracing. 

"Kami belum dapat informasinya apakah sudah ditracing atau belum. Yang jelas baik keluarga dan di tempat dia kerja akan ditracing. Termasuk orang yang sempat kontak erat dengan dia. Informasinya hari ini yang bersangkutan akan dievakuasi untuk menjalani karantina terpusat," ujarnya. (*)

Baca juga: POPULER BALI: Perselingkuhan Pria & Oknum Wanita Pegawai RS di Bangli | Aturan Terbaru Masuk Bali

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved