Breaking News:

Aksara Bali Didaftarkan ke Domain Internet Internasional

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana saat ini sedang mendaftarkan aksara Bali ke domain internet internasional.

Istimewa
Ilustrasi penggunaan aksara bali di Bandara Ngurah Rai, Bali. Saat ini Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) sedang mendaftarkan aksara Bali ke domain internet internasional. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) saat ini sedang mendaftarkan aksara Bali ke domain internet internasional.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud, Made Sri Satyawati mengungkapkan, keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam melestarikan aksara Bali memudahkan panitia dalam mendaftarkan aksara Bali ke domain internet dunia.

Hal itu ditandai dengan terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

“Karena kita sudah mempunyai legal dan pemerintah sudah mengakui keberadaan aksara Bali secara resmi,” ujar Sri saat penyerahan hadiah lomba desain website aksara Bali di Fakultas Ilmu Budaya Unud, Denpasar, Sabtu (9/1/2021).

Sri turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Bali yang tidak surut semangatnya melestarikan adat dan budaya Bali.

Baca juga: Terkait Aksara Bali Alun-alun Gianyar, PU Gianyar Bersurat ke Unud

“Dengan semakin diakui eksistensi kebudayaan kita, seperti aksara dan bahasa Bali maka semakin banyak anak muda yang tertarik untuk menekuninya,” imbuhnya. 

Bendahara PANDI, Azhar Hasyim, mengatakan usaha mendaftarkan aksara-aksara di Indonesia sudah dilakukan sejak 2 sampai 3 tahun terakhir ini.

Menurutnya, jika berbagai akasara tersebut tidak dimasukkan ke domain internet, maka bisa berpotensi pada kepunahan di kemudian hari.

Sehingga hal ini dilakukan sebagai tanggung jawab PANDI juga dalam melestarikan eksistensi aksara daerah Indonesia.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved