Breaking News:

Corona di Bali

Kasus Covid-19 Meningkat, Disdikpora Bangli Putuskan Kembali ke Pembelajaran Daring

Kepala Disdikpora Bangli, I Nengah Sukarta saat dikonfirmasi Minggu (10/1/2021) menjelaskan, alasan pihaknya mengembalikan PBM ke pola daring

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Pelaksanaan PTM di SDN 5 Kawan Bangli belum lama ini. Mulai tanggal 11 Januari 2021 Bangli Kembali melaksanakan pembelajaran daring. 

TRIBUN-BALI.COM,  BANGLI - Meningkatnya kasus positif virus corona di Bangli pada pekan pertama tahun 2021 ini, membuat satgas Covid-19 Bangli wajib memasang ancang-ancang pengetatan.

Salah satunya penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang dikembalikan ke proses pembelajaran online (daring).

Diketahui Bangli merupakan satu-satunya Kabupaten di Bali yang menggelar PTM mulai 4 Januari 2021 lalu.

PTM dilaksanakan pada jenjang pendidikan SD dan SMP, dengan menerapkan pola shift ganjil-genap, sebagai upaya pembatasan siswa didalam kelas.

Baca juga: SDN 5 Kawan Terapkan PBM Daring Pola Ganjil Genap, Budiani Akui Lebih Efektif

Proses pembelajaran pun dibatasi, yakni selama tiga jam pelajaran atau selama 1 jam 30 menit.

Kepala Disdikpora Bangli, I Nengah Sukarta saat dikonfirmasi Minggu (10/1/2021) menjelaskan, alasan pihaknya mengembalikan PBM ke pola daring lantaran pihaknya tidak ingin terjadi klaster sekolah.

Hal ini dikarenakan perkembangan kasus Covid-19 di Bangli dalam beberapa hari terakhir sedang marak, dan kebanyakan merupakan klaster keluarga.

Sukarta mengaku belum tahu apa yang menyebabkan maraknya perkembangan klaster keluarga ini.

Ia juga menegaskan selama sepekan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) tidak memunculkan klaster, karena benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

Adapun siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Desa Selulung, Kintamani, diakui Sukarta bahwa yang bersangkutan belum sempat mengikuti PTM.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved