Corona di Bali

50% Pasien Covid-19 yang Meninggal di Karangasem Berusia 60 Tahun Keatas,1 Pasien Lagi Tak Tertolong

Koordinator Gugus Tugas COVID -19 Bidang Kesehatan Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, mengungkapkan, pasien meninggal di RS Rujukan

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Pexels
Ilustrasi Covid-19. 50% Pasien Covid-19 yang Meninggal di Karangasem Berusia 60 Tahun Keatas,1 Pasien Lagi Tak Tertolong 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Kasus pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia di Karangasem bertambah 1 orang, Senin (11/1/2021) sore.

Pasien yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan  Selat.

Usianya diperkirakan sekitar 40 tahun ke atas. Yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit lain.

Koordinator Gugus Tugas COVID -19 Bidang Kesehatan Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, mengungkapkan, pasien meninggal di RS Rujukan.

Baca juga: Update Covid-19 di Bali 11 Januari, Positif: 253 Orang, Sembuh: 162 Orang dan Meninggal: 4 Orang

Pemakaman dilakukan sesuai protokol kesehatan (prokes) yang telah ditentukan. Dengan harapan tak ada penyebaran  COVID - 19 di Karangasem.

"Penambahan  pasien kasus positif yang meninggal sebanyak 1 kasus, yang merupakan  kasus di Kecamatan Selat.

Sehingga jumlah pasien kasus positif yang meninggal menjadi 52 kasus atau 4.65 persen dari jumlah kasus di  Karangasem," ungkap I Gusti Bagus Putra Pertama, Senin (11/1/2021) sore

Pejabat asal Kecamatan Sidemen merinci kasus kematian pasien COVID19 sesuai usia.

Pasien COVID yang meninggal dunia usia 14 sampai 25 tahun sebanyak 1.52 persen, usia 26 - 40  tahun sebanyak 7.58 persen, usia 41 - 60 tahun sebanyak 40.91 persen, sedangkan usia 60 tahun keatas 50 persen.

Pasien yang meninggal dunia tersebar di delapan Kecamatan di Karangasem.

Yakni Kec. Karangasem yang meninggal sebanyak 22 orang, Kec. Manggis 5 orang, Kec. Abang 7 orang, Kec. Kubu 3 orang, Kec. Sidemen 2 orang, Kec.  Selat 5 orang, Rendang 2 orang, sedangkan Kec. Bebandem 6 orang

"Untuk penambahan pasien kasus suspek / probable yang meninggal dunia tak ada.

Jumlah kasus probable yang meninggal tetap berjumlah 63 kasus,"jelas  Gusti Bagus Putra Pertama.

Pihaknya berharap, virus yang  ditemukan tahun 2019 tak lagi memakan korban. Warga harus hati-hati & waspada.

Baca juga: Hari Pertama PPKM di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Catatkan Rekor Tembus 106 Orang

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved