Kisah Haru Prajurit TNI Dimas, Termotivasi Jenderal Andika Perkasa dan 18 Tahun Tak Bertemu Orangtua

Alasan Dimas tetap semangat untuk menjadi seorang tentara yakni juga mendapat pengaruh positif dari KSAD Jenderal Andika Perkasa

Editor: Kambali
Tangkap layar Youtube TNI AD via surya.co.id
Dimas Pratama (kanan) Prajurit TNI AD yang sudah 18 Tahun Tak Ketemu Orangtua. Akhirnya bisa bertemu dengan sang ibu (tengah)  

"Otomatis sekolah MTS saya jebol, karena saya pengen namanya ngebantu, dahlah saya mendingan kerja aja, barangkali aja saya bisa bantu-bantu," sambungnya.

Baca juga: Mengharukan, Jenderal Andika Perkasa Ajak Buruh Bangunan Penyandang Disabilitas Makan Bakso Spesial

2. Sahabat dekat Sandi Rihata

Haidir yng bersahabat dengan Sandi Rihata yang juga merupakan kuli bangunan ini sudah seperti saudara.

Keduanya sangat dekat sebagai pekerja harian di Mabesad dan saling mengisi.

"Dia cerita pengen jadi tentara dan terus dia bingung sama keluarganya," ujar Sandi.

3. Sang ibu pesimis

Sementara itu Anam juga mengungkapkan keinginannya menjadi seorang abdi negara pada ibunya yakni Rosibah.

Rosibah tampak pesimis menanggapi keinginan anaknya itu.

"Mi aku pengen jadi tentara katanya, tentara apa? Angkatan Darat, emang kamu bisa nak?

Biayanya dari mana?, umi nggak punya apa-apa, apasih umi jualan seharian cuma urap daun mengkudu sama daun singkong, berapa untungnya paling 10-20," ungkap ibu Anam.

"Kalo cita-cita sih dari SD saya, dari kecil, cuman saya sadar diri, saya pengen jadi TNI, dia dihargain, bukan saya aja, keluarga saya pun dihargain," ungkap Anam

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Motivasi Marbot Masjid Hingga Lolos Taruna Akmil

4. Ayahnya meninggal dunia

Anam merupakan anak yatim, ayahnya meninggal pada 2014 silam.

Sambil menitikkan air mata, Anam mengisahkan detik-detik terakhir saat bersama ayahnya.

"2014 saya ditinggal sama bapak saya, dia bilang sebelum meninggal, bapak saya cuma nitipin jaga adik kamu sama ibu kamu doang," ucap Anam mengenang almarhum ayahnya.

"Itu keinginan saya terus, makanya saya pengen kerja tuh, saya nggak mau titipan bapak saya, titipan terakhir bapak saya kayak gitu," ungkap Anam sambil terisak.

Haidir pun menjadi tulang punggung keluarga dan harus merelakan pendidikannya demi bekerja.

"Saya cuma pengen itu doang, saya pengen bahagiain keluarga saya, udah itu," ungkap Anam.

Baca juga: Kisah Mantan Tukang Cilok yang Berhasil Masuk TNI AD, Ingin Jadi Seperti Jenderal Andika Perkasa

5. Jenderal Andika Perkasa cek kesiapannya

Ditugaskan menjadi kuli bangunan di area Mabes AD seolah menjadi jembatan keberutungan bagi Anam.

Karena Anam bisa bertemu langsung dengan KSAD Jenderal Andika Perkasa yang menjadi pimpinan di TNI AD.

Anam pun memberanikan diri untuk mengutarakan keinginannya menjadi seorang tentara.

Saat itu, KSAD Jenderal Andika Perkasa pun menghampiri Anam yang tengah bekerja untuk mengecek kesiapannya.

"Pendaftaran udah mulai belum?," tanya Jenderal Andika Perkasa.

"Belum tau pak," ujar Anam.

"Sudah coba cek, pendaftaran online kalo nggak salah, Tamtama segera, KTP mana?," tanya Jenderal Andika lagi.

"KTP Cirebon pak," ujar Anam.

Baca juga: Prajurit TNI Berkaki Palsu Serda Mugiyanto Jadi Sorotan, Pegang Pundak Jenderal Andika Perkasa

KSAD Jenderal Andika Perkasa pun meminta agar Haidir mengecek pendaftaran Tamtama tersebut saat jam istirahat.

"Umur berapa?," tanya Jenderal Andika.

"20 pak," jawab Anam.

"Semua syarat-syarat sudah siap?," tanya Jenderal Andika.

"Kemarin sih sudah, cuma ntar SKCK-nya diganti lagi," ungkap Anam.

Jenderal Andika Perkasa pun meminta Haidir untuk melapor padanya setelah mendaftar.

Baca juga: Buruh Bangunan Ini Kaget KSAD Jenderal Andika Perkasa Tiba-tiba Ajak Makan Siang di Kantornya

6. Berlatih keras

Setelah mengikuti instruksi dari Jenderal Andika Perkasa, Anam pun berusaha mempersiapkan untuk latihan mengikuti tes Tamtama.

Ia pun latihan berolahraga dan menyempatkan waktu untuk lari pagi dan olah fisik lainnya.

Haidir juga ditemani oleh Sandi Rihata yang memberikan dukungan untuk sahabatnya demi mewujudkan cita-cita menjadi seorang tentara.

7. Lolos seleksi

Hingga tiba akhirnya kabar bahagia menghampiri Haidir Anam yang diterima sebagai Tamtama di TNI AD.

Dari perjuangan seorang kuli bangunan, Haidir yang akrab disapa Anam ini pun membuktikan jika usaha dan doa yang berbarengan tak akan mengkhianati hasil.

Kini, Haidir Anam resmi menjadi tentara dan tengah menempuh pendidikan di sekolah TNI AD. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Sosok Dimas Pratama Prajurit TNI 18 Tahun Tak Ketemu Orangtua, Termotivasi Jenderal Andika Perkasa.

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved