Serba Serbi
Ini Waktu Sakral Menurut Tradisi Masyarakat Hindu Bali
“Tindakan masyarakat Hindu Bali dalam menghadapi peralihan waktu, adalah dengan mengadakan rangkaian upacara sebagai wujud syukur kepada waktu yang
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Wema Satya Dinata
Tindakan yoga semadi para dewa dan roh leluhur, yang bertujuan demi keselamatan dan kesejahteraan alam semesta raya.
Diharapkan dapat ditiru oleh manusia di muka bumi ini, khususnya umat Hindu Bali.
“Karena itu pula lontar Sundarigama menyarankan kepada seluruh umat Hindu Bali,” katanya.
Tilem juga diyakini sebagai waktu sakral, karena merupakan waktu peralihan yakni berakhirnya paroh gelap dan awal paroh terang.
Pada saat Tilem, diyakini Dewa Matahari yang beryoga.
Menurut lontar Sundarigama, pada saat Tilem merupakan waktu untuk melebur segala bentuk noda, kotoran, kepapaan, penderitaan, dan bencana yang menimpa diri manusia.
“Dalam Kakawin Bharata-Yuddha diungkapkan bahwa malam gelap atau Tilem, berkaitan dengan malam penuh duka setelah pertempuran dahsyat,” jelasnya.
Kiranya berkaitan dengan peristiwa, yang terjadi pada malam gelap atau Tilem dalam Kakawin Bharatayuddha itu.
Dapat dikatakan bahwa Tilem merupakan waktu sakral, dan sekaligus waktu rawan.
Karena itu, pada Tilem umat Hindu diharapkan melakukan persembahyangan di sanggah, di pura, atau di atas tempat tidur.
Dengan mempersembahkan sesajen berupa sesayut widyadhari dan melakukan yoga pada malam hari.
Ada kemungkinan, sesayut widyadhari merupakan simbol widya atau ilmu pengetahuan dan keahlian.
“Karena itu, makna persembahyangan pada saat Tilem adalah untuk memohon pengetahuan dan keterampilan dalam segala pekerjaan,” ucapnya.
Disamping wujud peruwatan kepapaan, noda, kegelapan, dan segala penderitaan.
Diantara Tilem yang diyakini paling sakral, adalah Tilem Kasanga.
Menurut lontar Sundarigama, pada saat Tilem Kasanga diyakini sebagai waktu bagi para dewa menyucikan diri di tengah samudera mengambil intisari air suci kehidupan abadi yang disebut amreta kamandalu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-bulan-purnama.jpg)